Kapan Rumah Korban Bencana Amar Berdiri Lagi?
Papua60detik - Tiga rumah warga di Amar tersapu banjir awal Januari lalu. Belasan rumah rusak sedang sampai berat.
Mereka yang kehilangan rumah kini harus mengungsi sementara di rumah keluarga.
"Yang paling dibutuhkan sekarang, bangun kembali rumah, karena dalam satu rumah itu bisa tiga sampai lima kepala keluarga. Itu yang mereka harapkan dari pemerintah," kata Koordinator Posko Solidaritas Anak Negeri untuk Amar dan Atuka, Beny Tsolme, Selasa (1/2/2022).
Komunitas yang dipelopori anak muda Kwamki Baru ini turun ke Amar dan Atuka pada 26 Januari kemarin. Empat hari mereka galang dana, terkumpul Rp18 juta dan pakaian layak pakai.
Mereka belanjakan bahan makanan seperti beras dan minyak goreng serta perkakas pertukangan. Dalam sehari mereka mendistribusikan bantuan itu ke Amar dan Atuka.
Hasil diskusi dengan warga, korban terdampak saat ini paling membutuhkan tempat tinggal layak.
"Kalau memang pemerintah tidak bisa bangun rumah cukup bawa ke sana bahan bangunan," kata Beny.
Lepas dari hal itu, Posko Solidaritas Anak Negeri menyampaikan terima kasih kepada semua warga yang sudah bersuka rela membantu.
"Ada pedagang di pasar, bengkel-bengkel, mama-mama di pasar, beberapa pengusaha, semua membantu. Terima kasih sudah bersolidaritas," ucapnya.
Bagi Posko Solidaritas Anak Negeri, persoalan mitigasi bencana ini masih jauh dari kata selesai. Kenapa bencana itu bisa terjadi dan bagaimana memitigasinya di masa depan perlu dikerjakan.
"Belum selesai. Mengantisipasi agar kejadian ini tak terulang apa yang harus dilakukan? Itu juga yang harus dipikirkan," kata Adolfina Kuum menambahkan. (Burhan)