Kapendam XVII Cenderawasih: Oknum yang Terlibat Penjualan Amunisi Akan Diproses Sesuai Aturan
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Letkol Arm Reza Nur Patria. Foto: Istimewa
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Letkol Arm Reza Nur Patria. Foto: Istimewa

Papua60detik - Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Letkol Arm Reza Nur Patria akhirnya angkat bicara soal adanya keterlibatan oknum aparat dalam penjualan amunisi di Kabupaten Mimika. 

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima Papua60detik, Jumat (22/10/2021) dikatakan bahwa sampai saat ini pihak POM Kodam belum menerima pelimpahan dari Polres Mimika yang berhasil mengungkap kasus tersebut.

"Sampai dengan saat ini belum ada pelimpahan ke Pomdam tentang hal tersebut," kata Kapendam.

Kendati demikian, ia memastikan bahwa proses penyidikan terhadap oknum terkait, tetap akan tetap dilanjutkan sesuai dengan aturan dan ketentuan berlaku.

"Bila sudah diserahkan maka akan dilaksanakan penyidikan lebih lanjut dan tentunya akan diproses sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Ini yang dapat disampaikan," ujar Kapendam. 

Informasi yang dihimpun oknum terkait diketahui berinisial B berpangkat Sertu. Keterlibatannya terungkap setelah investigasi dari penangkapan tiga warga sipil yakni AB, KG, BS.

"Sesuai investigasi yang kita lakukan, ada oknum di baliknya tapi tidak bisa kita sebutkan," ungkap Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata saat ditemui di Mapolres Mimika Jalan Agimuga Mile 32, Rabu (20/10/2021).

Tim ops Nemangkawi mengamankan barang bukti 604 butir amunisi kaliber 5,56 mm dari tangan terduga pelaku AB, KG, BS yang ditangkap di tempat yang berbeda. 

AB diamankan di Jalan Pendidikan Jalur 7 sekitar pukul 11.20 WIT. Ditemukan 255 butir amunisi kaliber 5,56 mm. 

"Berdasarkan hasil interogasi awal, dari AB diketahui bahwa sebelumnya pernah menjual amunisi sebanyak 350 butir terhadap KG melalui perantara BS," kata Kapolres dalam keterangan tertulisnya yang diterima Papua60detik, Jumat (1/10/2021) siang. 

Selanjutnya, Tim Ops Nemangkawi melakukan pengembangan dan berhasil menangkap BS di Jalan Sam Ratulangi sekitar pukul 13.05 WIT. KG ditangkap di Jalan Hasanudin sekitar pukul 15.06 WIT namun tidak ditemukan barang bukti. 

Kendati demikian, tim terus melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku. Hingga akhirnya terungkap terdapat ratusan amunisi yang disimpan di kandang ternak babi. 

"Pada pukul 22.00 wit tim berhasil menemukan BB amunisi 5,56 TJ sebanyak 349 butir tepatnya di dalam kandang babi milik KG. Sehingga total amunisi yang diamankan kemarin sebanyak 604 butir, juga ada sepeda motor dan mobil yang," ujarnya menambahkan. 

Dari hasil keterangan KG, rencananya amunisi tersebut akan diserahkan ke KKB Nduga pimpinan Egianus Kogeya. (Salmawati Bakri)