Kasus Covid-19 Meningkat, Naik Turun Tembagapura Bakal Dites Antigen
Pengambilan sampel spesimen swab untuk pemeriksaan covid-19. Foto: Dok/Papua60detik
Pengambilan sampel spesimen swab untuk pemeriksaan covid-19. Foto: Dok/Papua60detik

Papua60detik - Meningkatnya kasus aktif covid-19 di Tembagapura sejak beberapa minggu terakhir  membuat Kepala Dinas Kesehatan, Reynold Ubra khawatir akan menyebar ke Timika.

Ia pun meminta management PT Freeport Indonesia (PTFI) menerapkan rapid test antigen bagi karyawannya, baik bagi mereka yang naik maupun yang turun dari Tembagapura.

Menanggapi hal ini, VP Government Relation PTFI, Jonny Lingga mengatakan siap menerima masukan tersebut.

Menurutnya pertimbangan ini memang perlu untuk memastikan yang turun juga tidak terpapar, pasalnya yang selama ini dilakukan hanya antigen bagi karyawan yang naik atau kembali ke Tembagapura saja. Mereka yang turun hanya pemeriksaan suhu tubuh saja.

“Itu usul yang baik dan akan kita lakukan kalau memang sudah menjadi keputusan. Selama ini kan aturannya sudah dilakukan bahwa karyawan PTFI yang naik turun itu ditentukan oleh Freeport ada dalam surat kesepakatannya. Itu seperti itu,” jelas Jonny saat ditemui di Hotel Grand Tembaga usai melakukan pertemuan dengan Tim Satgas Covid-19 Mimika, Selasa (23/2/2021).

Ia menegaskan yang selama ini terjadi adalah karyawan yang turun baru ketahuan positif covid-19 saat sudah kembali ke Tembagapura.

Padahal selama berada di Timika atau di luar Timika para karyawan tetap diminta menerapkan protokol kesehatan covid-19.

“Tapi usulan pak Kadinkes itu untuk rapid antigen baik turun maupun naik akan kita perhatikan nanti di dalam rapat berikutnya. Saya tidak tahu, saya pikir tadi rapat ini yang seperti itu,” katanya. (Anti Patabang)