Kasus Positif Covid-19 Pekerja Freeport Naik
VP Government Relation PT Freeport, Jonny Lingga. Foto: Anti Patabang/Papua60detik
VP Government Relation PT Freeport, Jonny Lingga. Foto: Anti Patabang/Papua60detik

Papua60detik - Kasus positif covid-19 karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali meningkat belakangan. Per Senin (22/2/2021) kemarin tercatat sudah 124 kasus aktif. Jumlah ini sangat meningkat drastis dari minggu sebelumnya yang tinggal 49 kasus.

PT FI sebenarnya sudah mengantisipasi, karyawan yang naik Tembagapura dan perjalanan cuti wajib melakukan rapid test antigen.

"Ada yang pulang kembali cuti dari Jawa, kemudian juga efek dari Jakarta, Surabaya, Makassar dan Jayapura. Memang kalau di kota besar itu naik, efeknya akan terasa dua atau tiga Minggu kemudian dan itu yang terjadi di Tembagapura sekarang,” kata VP Government Relation PT Freeport, Jonny Lingga, Selasa (23/2/2021).

Ia mengatakan dari 124 kasus aktif hanya sembilan yang dirawat dan sisanya menjalani isolasi mandiri di barak yang disiapkan khusus dan rumah karyawan yang memadai untuk dilakukan isolasi mandiri.

Mereka yang isolasi mandiri adalah mereka yang tidak memiliki gejala atau karena tidak mengalami gejala atau gejala ringan.

Meski ada yang melakukan isolasi mandiri di rumah, PTFI ungkap Jonny tetap melakukan pengawasan secara langsung agar tidak memiliki kesempatan keluar rumah melakukan aktivitas seperti biasa.

“Mereka itu kita awasi. Kita beritahu bahwa anda sedang diawasi, jadi jangan coba-coba ke shopping center, kantor dan lain-lain. Itu tidak boleh,” kata Jonny, Selasa (23/2/2021).

Ia menyampaikan, dalam beberapa hari ke depan akan ada klaster baru di underground, tapi hal ini sudah di antisipasi dengan menerapkan 3T dan 500 testing beberapa hari yang lalu. Hal ini bisa dilakukan karena Freeport memiliki alat PCR dan antigen yang memadai.

Ia  mengklaim selama ini PTFI terus kampanye di media sosial milik perusahaan tentang covid-19, mulai dari penerapan protokol kesehatan hingga penanganannya. (Anti Patabang)