Keluarga Korban Dukung Proses Hukum, Minta Pemerintah Hadir
Papua60detik — Tokoh pemuda Distrik Kwamki Narama sekaligus keluarga korban, Awen Magai, menegaskan bahwa pihak keluarga telah sepakat menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus pembunuhan terhadap Junius Yanampa kepada aparat penegak hukum dan Pemerintah Kabupaten Mimika.
Menurut Awen, keluarga bersedia melaksanakan pemakaman secara terbuka dengan syarat kehadiran pemerintah daerah dan aparat keamanan. Dalam kesempatan itu, pihak keluarga berencana membuat pernyataan sikap bersama untuk menolak aksi balas dendam, khususnya di Distrik Kwamki Narama.
“Kami dari keluarga sudah sepakat untuk menyerahkan kasus ini kepada pihak keamanan dan pemerintah. Ini murni tindakan kriminal, dan kami mendukung agar segera diproses hukum,” ujar Awen.
Ia juga menyatakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah daerah, termasuk pernyataan Bupati Mimika, agar setiap tindak kekerasan dan pembunuhan ditindak tegas melalui jalur hukum positif.
“Kami ingin ada pernyataan bersama bahwa setelah kejadian ini tidak boleh ada perang atau aksi saling balas di Mimika. Semua harus diselesaikan secara hukum,” tegasnya.
Ia kembali menekankan bahwa peristiwa yang menewaskan kerabatnya merupakan murni tindak kriminal yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab, bukan bagian dari konflik kelompok.
Pihak keluarga juga mendesak aparat keamanan segera mengungkap dan menangkap pelaku. Awen menyebut tindakan pelaku sangat keji, sementara korban diketahui tidak memiliki masalah dengan pihak manapun.
“Kami berharap pelaku segera ditangkap dan diproses hukum. Jangan ada pembiaran, karena bisa memicu kejadian serupa di tempat lain,” katanya.
Keluarga korban turut meminta aparat keamanan di Kabupaten Mimika bertindak lebih tegas dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), guna mencegah terjadinya kekerasan lanjutan. (Eka)