Kemarau di Jayawijaya, Pemkab Salurkan Air Bersih ke Warga Terdampak
Papua60detik - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, menyalurkan air bersih ke warga Jalan Irian Atas Wamena yang terdampak musim kemarau.
Musim kemarau melanda Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, sejak bulan Juni 2026 hingga saat ini.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP Kabupaten Jayawijaya, Karman, mengatakan bantuan air bersih terus dilakukan setiap saat atas permintaan dari warga.
"Tadi kami membantu warga di Jalan Irian Atas tepatnya di sekitaran gedung Tongkonan untuk memenuhi kebutuhan air bersih pada musim kemarau saat ini," katanya, Sabtu (25/7/2026) seperti dilansir ANTARA.
Menurut dia, penyaluran bantuan air bersih kepada warga di Jayawijaya terus dilakukan sejak musim kemarau pada bulan lalu hingga saat ini.
"Kami hampir setiap hari memberikan bantuan air bersih kepada warga yang membutuhkan air minum untuk kebutuhan sehari-hari sejak bulan lalu hingga saat ini," ujarnya.
Dia memastikan pemerintah daerah dalam hal ini Bidang Pemadam Dinas Satpol PP selalu siap ketika ada permintaan bantuan baik untuk mengatasi kebakaran maupun masalah sosial lainnya seperti pemenuhan air bersih.
"Kami selama sebulan terakhir ini memenuhi permintaan bantuan air bersih kepada warga di Jayawijaya. Kami pasti melayani ketika ada permintaan bantuan air bersih," katanya
Dia menambahkan, bantuan air bersih yang disalurkan bukan hanya di perumahan warga tetapi juga di tempat-tempat ibadah seperti gereja di wilayah Jayawijaya.
"Kami terus beroperasi dalam memberikan bantuan air bersih, bukan hanya untuk perumahan warga tetapi juga tempat-tempat ibadah seperti gereja di Jayawijaya," ujarnya.
Armada truk yang digunakan, kata dia, dari tiga mobil pemadam kebakaran hanya dua truk yang berkapasitas 3.500 liter dan 2.500 liter yang difungsikan melayani kebutuhan air bersih warga di Jayawijaya.
“Permintaan air bersih setiap hari tidak menentu, khusus untuk hari ini saja laporan yang kami terima pagi hari itu sudah ada pengantaran empat kali, belum lagi siang dan sore hari. Permintaan air bersih ini terus meningkat karena musim kemarau yang saat ini melanda Jayawijaya,” katanya. (Redaksi)