Kembali Pertanyakan Honorarium, Relawan PON di Mimika Duduki Sekretariat SDM
Ratusan relawan PON XX Klaster Mimika menduduki sekretariat SDM di Jalan Hasanudin, Kamis (4/11/2021). Foto: Salmawati Bakri/ Papua60detik
Ratusan relawan PON XX Klaster Mimika menduduki sekretariat SDM di Jalan Hasanudin, Kamis (4/11/2021). Foto: Salmawati Bakri/ Papua60detik

Papua60detik - Ratusan relawan PON XX Papua Klaster Mimika menduduki sekretariat bidang SDM PB PON XX Papua Klaster Mimika, Jalan Hasanudin, Kamis (4/11/2021).

Pantauan papua60detik, ratusan relawan itu sejak pagi menunggu kepastian pembayaran honorarium atau pengganti biaya transportasi selama terlibat menyukseskan PON XX yang telah usai.

Relawan mendesak, pembayaran harus dilakukan paling lambat Jumat (4/11/2021) besok. Hal tersebut menyusul ketidakjelasan waktu pembayaran oleh pengurus PON XX Papua.

"Panitia sudah terbayarkan. Lalu relawan? Tidak pikir kami yang di bawah? Siapa yang mau menjamin. PON sudah selesai. Jangan cuma janji-janji," teriak relawan di depan sekretariat bidang SDM. 

Aksi yang dilakukan dengan menduduki sekretariat tersebut bukanlah kali pertama. 

"Kadang mereka bilang besok tanggal 4 kalau tidak tangggal 5 baru dibayar. Kami tidak terima seperti ini. Harus ada yang bertanggung jawab," ujar salah satu relawan. 

Sekertaris Umum Sub PB PON XX Klaster Mimika, Cessar A Tunya yang hadir di tengah-tengah ratusan relawan itupun berupaya memberikan penjelasan. 

Ia tak menampik bahwa suksesnya PON XX Klaster Mimika juga karena keterlibatan para relawan. 

"Saya paham apa yang dirasakan batinnya relawan. Pengurusan honor diproses PB PON di Jayapura bukan di Timika sehingga kita melakukan koordinasi hingga tadi malam," ujarnya sembari menenangkan emosi para relawan. 

"Saya tidak pegang uang relawan di sini. Saya juga butuh penjelasan dari mereka. Total relawan hampir 17 ribu se-Papua. Kalau hari Senin dan Selasa belum masuk uang di rekening relawan maka saya akan bertanggung jawab," kata Cesar.

Aparat kemanan dari Polsek Mimika Baru yang dipimpin Kapolsek AKP Oscar Fajar Rahadian dan Brimob BKO tampak mengawasi langsung aksi para relawan. (Salmawati Bakri)