Kepemimpinan Provinsi Papua Kosong, Apa Langkah Pemerintah?
Papua60detik - Pasca ditangkapnya Gubernur Papua, Lukas Enembe oleh KPK, Provinsi Papua kini praktis tanpa pemimpin. Wakil Gubernur, Klemen Tinal yang meninggal dunia pda Mei 2021 lalu hingga kini belum ada penggantinya.
Menyikapi kekosongan tersebut, Menkopolhukam RI, Mahfud MD mengaku Pemerintah Indonesia sudah menyiapkan langkah.
"Sudah ada langkah-langkah alternatif. Pokoknya pemerintah tidak boleh macet. Pemerintahan harus tetap jalan. Dan kita sudah menyiapkan langkah-langkah alternatif yang benar secara yuridis," kata Mahfud pada press update di Chanel YouTube Menkopolhukam, Rabu (11/1/2023).
"Kita sudah bicara dengan Kemendagri, Panglima TNI dengan Kapolri dengan Menteri Kesehatan dan sebagainya. Kita sudah rapat. Nanti ditunggu saja langkah berikutnya," sambungnya.
Terkait penangkapan Lukas Enembe oleh KPK, ia memastikannya sebagai murni upaya penegakan hukum.
Sebab itu ia meminta semua pihak memahami hal tersebut dan tidak melakukan tindakan-tindakan destruktif.
"Atas nama pembelaan lalu melakukan pengrusakan-pengrusakan. Hukum akan ditegakkan kepada siapapun tanpa pandang bulu," katanya.
Soal kondisi kesehatan Lukas Enembe, ia mengatakan menjadi tanggung jawab KPK menempatkannya di rumah sakit jika dokter menyatakannya harus demikian. Bahkan, tak menutup kemungkinan perawatannya di luar negeri atas pengawalan KPK.
"Semua pihak memahami ini jangan lagi dipertentangkan penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia," kata Mahfud. (Burhan)