Konflik Kapiraya: 20 Bangunan Dibakar, Aparat Siaga di Perbatasan
Papua60detik - Polres Mimika melaporkan terjadinya penyerangan dan pembakaran bangunan di Kampung Mauka, wilayah Kapiraya, Kamis (12/2/2026).
Kasie Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona mengatakan, peristiwa itu diduga berkaitan dengan konflik tapal batas serta ketegangan antara kelompok masyarakat di wilayah tersebut.
Baca Juga: Gereja KINGMI Serukan Perdamaian di Kapiraya
Pasca kejadian, situasi keamanan pada Jumat (13/2/2026) dilaporkan sudah dalam kondisi terkendali.
Objek yang terdampak meliputi Polsubsektor Kapiraya Deiyai, Kantor Distrik Kapiraya Atas, serta 18 unit rumah semi permanen milik warga setempat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Hempy Ona mengatakan sebanyak 45 personel gabungan BKO Polres Mimika dan Brimob Batalyon B Pelopor yang dipimpin Kabag Ops Polres Mimika AKP Hendri Alfredo Korwa saat ini disiagakan di safe house wilayah perbatasan Kapiraya–Mododagi guna mengantisipasi potensi aksi balasan dan menjaga stabilitas keamanan.
"Polres Mimika juga berkoordinasi dengan Polres Deiyai serta instansi terkait untuk memantau kemungkinan mobilisasi massa dari wilayah lain, termasuk melalui jalur udara dan perairan," ujarnya.
Hingga kini, aparat keamanan terus meningkatkan patroli dialogis dan kewaspadaan guna mencegah eskalasi konflik.
Kepolisian mengimbau masyarakat dari kedua kelompok agar menahan diri, tidak terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta tidak melakukan mobilisasi massa yang dapat memperkeruh situasi.
Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut sesuai ketentuan hukum. (Eka)