Lagi Renovasi, Kunjungan Pasien ke RSMM Turun
Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM), foto: Martha/ Papua60detik
Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM), foto: Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) milik Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro selaku pengelola dana kemitraan PTFI, terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 

Berdasarkan data RSMM, sepanjang Januari hingga Desember tahun 2025 jumlah pasien rawat jalan mencapai 5.000 - 6.000 orang per bulan. Sementara pasien rawat inap mencapai 900 hingga 1.000 orang per bulan.

RSMM mencatat jumlah puncak pasien tertinggi terjadi pada tahun 2023. Sementara pada tahun 2024 terjadi penyesuaian dan pada tahun 2025 terjadi penurunan. Hal itu karena renovasi pada ruang ICU, ruang perawatan kebidanan, dan ruang perawatan anak. 

"Kemarin (2025) ada tiga ruangan direnovasi, ditambah sekarang sedang berjalan juga satu ruangan, renovasi perawatan.  Kondisi tersebut menyebabkan sebagian pasien harus dirujuk ke RSUD karena keterbatasan ruang rawat inap," ujar Direktur RSMM dr Hendry Roy saat diwawancarai, Senin (16/02/2026). 

Ia menegaskan komitmen RSMM memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat tanpa diskriminasi. Saat ini, pasien yang berobat tidak hanya berasal dari tujuh suku asli, tetapi juga masyarakat pendatang.

Menurutnya, perbedaan hanya terletak pada mekanisme pembayaran, apakah menggunakan BPJS Kesehatan atau asuransi lainnya.

"Kami tidak menutup hanya melayani pasien tujuh suku. Rumah sakit tidak memandang harus melayani pasien golongan tertentu. Tetapi secara luas harus melayani semuanya," pungkasnya. (Martha)