Lantik Bupati-Wabup Mimika & Puncak, Berikut Pesan Gubernur Papua Tengah
Papua60detik - Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa melantik dua pasangan kepala daerah yakni, Johannes Rettob - Emanuel Kemong sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mimika dan pasangan Elvis Tabuni - Naftali Akwal sebagai Bupati dan Wakil Bupati Puncak di Nabire, Selasa (25/3/2025).
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 100.2.1.3-1997 tahun 2025 tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-221 Tahun 2025.
Baca Juga: RSUD Mimika Bakal Tambah Gedung Baru
Meki Nawipa dalam arahannya mengatakan pelantikan Bupati - Wakil Bupati Puncak dan Mimika merupakan momentum pengesahan pemimpin daerah terpilih yang telah memenangkan suara rakyat. Dengan adanya kepastian politik di daerah, maka setelah ditetapkan bupati dan wakil bupati definitif, rakyat kini menunggu darma bakti pemimpin baru.
"Saudara dipilih, saudara adalah pelayan rakyat. Saudara adalah abdi rakyat, saudara harus membela kepentingan rakyat. Saudara harus menjaga kepentingan rakyat, saudara harus berjuang memperbaiki hidup mereka. Itulah tugas kita," kata Meki mengutip arahan dari presiden Prabowo Subianto.
Ia berpesan, bupati dan wakil bupati yang baru dilantik meningkatkan disiplin ASN, membangun komunikasi dengan Forkopimda, memfokuskan anggaran pada kegiatan yang menyentuh langsung hidup masyarakat dan mengurangi perjalanan dinas dan rapat di luar kota.
"Saya percaya di atas pundak saudara-saudara masyarakat akan semakin maju dan sejahtera," katanya.
Meki Nawipa mengingatkan kedua pasangan pemimpin itu menghormati kearifan lokal, memberdayakan ekonomi, meningkatan layanan kesehatan meningkatkan kualitas pendidikan.
"Pak John, Kamoro masih menanti, Amungme di gunung masih menanti. Tolong bantu. Saya melihat masyarakat Timika antri di Kantor Pos mau ambil 200 ribu per bulan Hari ini terpilih, walaupun tantangan besar, Tuhan mau Bapak mengubah, melanjutkan apa yang orang tua buat beberapa puluh tahun lalu," pesannya.
Ia mengingatkan pentingnya menghindari praktik korupsi. Katanya, pemimpin jangan bermimpi menjadi orang kaya, melainkan fokus membangun negeri.
"Buktikan Pak John anak misionaris yang datang membawa kabar baik dan akan melanjutkan kabar baik itu ke depan. Datang bukan mencari hidup, tetapi memberi hidup," katanya. (Martha)