Menteri Koperasi Resmikan KDMP Atuka, Dorong Warga Jadi Pelaku Ekonomi
Papua60detik - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika menjadi percontohan (pilot project) nasional dalam pemberdayaan ekonomi di wilayah Indonesia Timur.
KDMP serta gudangnya diresmikan langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Joko Juliantono, Kamis (09/04/2026).
Ferry menyebut KDMP yang dibentuk oleh presiden memiliki tiga fungsi vital, yaitu sebagai distributor barang subsidi, menyerap hasil produksi masyarakat mulai dari kerajinan tangan hingga hasil kebun, serta menjadi instrumen penyaluran program pemerintah agar tepat sasaran.
Ia menegaskan bahwa KDMP di Atuka akan menjadi tempat bersejarah dengan dimulainya kerjasama antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Program tersebut diproyeksi mengubah ekonomi masyarakat.
"Sekarang masyarakat tidak boleh lagi hanya menjadi penerima manfaat, tetapi harus diubah menjadi pelaku ekonomi. Masyarakat tidak lagi sekadar orang yang nabung, tetapi sekarang dibuka akses pemodalan masyarakat desa. Mereka bisa menerima akses permodalan," ujarnya.
Selain membahas KDMP, Menteri Koperasi juga mendiskusikan beberapa kegiatan yang bisa mengembangkan ekonomi masyarakat, hingga mengusulkan pembangunan stasiun pengisian BBM di daerah pesisir.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, dalam laporannya menyebut geliat ekonomi berbasis kerakyatan di Mimika sedang melonjak dengan total 452 unit koperasi, di mana 152 di antaranya telah berbadan hukum tetap.
Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah pusat di pesisir Papua merupakan bentuk dukungan nyata terhadap visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan mentransformasi desa dan kelurahan melalui kemandirian ekonomi.
“Koperasi memiliki potensi besar sebagai soko guru perekonomian rakyat yang mampu menciptakan kesejahteraan merata, baik bagi masyarakat di pesisir, perkotaan, maupun pegunungan,” ujar Samuel.
Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan pemerintah provinsi berkomitmen penuh menjadikan koperasi sebagai fondasi ekonomi yang kokoh. Ia berpesan, agar pengelolaan dilakukan secara profesional dan transparan guna menjaga kepercayaan publik.
"Ini adalah momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam membangun sistem ekonomi yang berpihak kepada rakyat," katanya. (Martha)