OPM Benarkan Satu Anggota TPNPB Tewas Tertembak TNI di Yahukimo
Papua60detik - Juru Bicara Organisasi Papua Merdeka (OPM) Sebby Sambom membenarkan satu anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) sayap militer OPM tewas tertembak oleh TNI di Sungai Yetni, Distrik Kurima, Yahukimo pada Minggu 18 Mei 2025.
"TPNPB berhasil melakukan penembakan terhadap tiga aparat militer Indonesia namun belum diketahui apakah tewas atau tidak. Sementara satu anggota kami gugur dalam medan perang atas nama Esa Giban, Komandan Operasi Kompi A dari Batalion Wesem dan sejumlah Amunisi, HP dan Noken telah di sita oleh aparat militer Indonesia," ujar Sebby dalam keterangan tertulis, Senin (19/5/2025).
Katanya, TPNPB perang sejak tahun 1960 hingga sekarang agar Indonesia mengakui hak kemerdekaan bangsa Papua. Kata Sebby, Papua Barat merdeka sejak 1 Desember 1961.
"Maka negara Indonesia harus mengakui kemerdekaan bangsa Papua jika tidak, perang akan terus dilakukan hingga dunia kiamat," katanya.
Diberitakan sebelumnya, baku tembak terjadi saat personel TNI dari arah Wamena menuju Distrik Kurima diadang oleh TPNPB.
*Atas pengadangan oleh OPM terhadap aparat TNI, mengakibatkan terjadi kontak tembak dan satu anggota gerombolan OPM dapat dilumpuhkan dan meninggal dunia yang kemudian dievakuasi menuju RSUD Wamena," ujar Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan dalam keterangan tertulis, Senin (19/5/2025).
Dari hasil identifikasi, jenazah tersebut bernama Esa Giban. Usianya baru 19 tahun. Kata Kapendam, ia anggota Egianus Kogoya. (Eka)