Pangdam XVIII/Kasuari Kerahkan Prajurit Kejar Pelaku Penyerangan Posramil Maybrat
Papua60detik - Pasca penyerangan Posramil Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis (2/9/2021) yang menewaskan 4 orang prajurit, sejumlah personel dikerahkan untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa dalam konferensi pers di Makodam XVIII/Kasuari Kamis siang menegaskan, pihaknya menjamin keamanan masyarakat di wilayah hukumnya.
Selaku Panglima, ia telah memerintahkan Komandan Korem 181 Praja Vira Tama untuk mengejar pelaku dan koordinasi dengan Kapolda Papua Barat untuk memperkuat keamanan.
"Masyarakat harap tetap tenang. Selaku Pangdam, saya akan menjamin keamanan di sini. Kita hadir melaksanakan berbagai kegiatan pembinaan agar masyarakat di sini tidak tertinggal dengan lainnya," ujarnya.
Ia menyayangkan penyerangan terhadap personel yang selama ini dinilai akrab dengan masyarakat sekitar.
Pos tersebut, kata Pangdam, sudah berdiri sejak 2019. Keharmonisan antara masyarakat dengan tokoh dan aparat keamanan setempat selalu terjalin.
Bahkan, peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-76 pada17 Agustus lalu, antusias warga terlihat jelas.
Bahkan katanya, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kegiatan teritorial mulai dari kerja bakti, perbaikan gereja, pembuatan MCK, pembangunan lahan voli selalu dilakukan.
"Kita merayakan 17 kemarin. Namun, dini hari terjadi penyerangan pos Koramil yang diduga dilakukan separatis teroris dengan menggunakan parang. Mengakibatkan anggota kami 4 orang gugur, 2 luka bacok dan 5 aman dan selamat," ujarnya.
"Rekan-rekan yang mengalami luka sedang menjalani pengobatan di rumah sakit umum di Sorong Selatan," ujarnya menambahkan. (Salmawati Bakri)