Pasca Kerusuhan, Pangdam XVII Cenderawasih Sebut Situasi di Yahukimo Membaik
Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono. Foto: Istimewa
Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono. Foto: Istimewa

Papua60detik - Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono menyebut, situasi di Kabupaten Yahukimo tepatnya di Distrik Dekai mulai membaik pasca kerusuhan yang terjadi pada Minggu (3/10/2021) lalu.

Ribuan pengungsi yang mengamankan diri di beberapa titik lantaran trauma, pun mulai berkurang.

"Pegungsi masih ada tapi tidak banyak, di Posramil ada sekitar 200 orang. Di Polres sekitar 500. Sudah mulai berkurang," kata Panglima saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintah Kabupaten Mimika, Senin (11/10/2021) sore.

Ia mengatakan, pengungsi yang masih tersisa saat ini juga sudah mulai beraktivitas kembali seperti biasa. 

Kendati demikian, aktivitas itu hanya dilakukan pada pagi hingga sore hari. Sementara malam harinya, masyarakat beristirahat di lokasi yang dinilai aman. 

"Mereka mengungsi hanya pada malam hari, mungkin karena takut. Tapi kalau sudah pagi mereka pergi berkebun. Kegiatan mereka masing-masing tetap jalan. Situasi di Yahukimo makin membaik," kata Yogo.

Ia mengatakan, telah berkoordinasi dengan Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhri untuk menegakkan proses hukum terhadap para pelaku.

"Saya sudah koordinasi dengan Kapolda agar pelaku dihukum seberat-beratnya karena banyak hal yang dilanggar. Orang sedang kebaktian di gereja lalu diserang.  Itu sangat biadab," tegasnya. 

Penyerangan terhadap masyarakat Yali yang diduga dilakukan kelompok masyarakat Kimyal terjadi setelah beredar kabar meninggalnya mantan Bupati Yahukimo Abock Busup.

Massa menggunakan 2 Unit mobil minibus membawa alat tajam berupa busur panah dan parang mendatangi masyarakat Yali dan melakukan penyerangan.

22 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan puluhan terduga pelaku lainnya masih diperiksa. Terduga pelaku utama berinisial MKB juga telah ditangkap

Selain melakukan penyerangan, para tersangka juga membakar 7 unit rumah warga, 5 mobil, dan 11 motor hingga hangus. 

Akibat kejadian itu, ribuan masyarakat memilih tinggal di lokasi di Gereja Efanastia, Aula Tribrata Polres Yahukimo dan Koramil Dekai.

Pemerintah setempat pun menjanjikan akan merelokasi para pengungsi. (Salmawati Bakri)