Pasca Kontak Tembak di Jila, Dinkes Belum Pastikan Kapan Layanan Kembali Dibuka
Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Godfried Maturbongs, foto: Martha/Papua60detik
Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Godfried Maturbongs, foto: Martha/Papua60detik

Papua60detik - Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Godfried Maturbongs,  mengungkapkan belum bisa memastikan kapan tenaga kesehatan kembali ke Distrik Jika pasca kontak tembak di wilayah tersebut. 

Sebelumnya, atas pertimbangan keamanan dan keselamatan, Pemkab Mimika telah menarik pegawai dari Jila, termasuk tenaga kesehatan. 

"Tanggal 17 malam kita berkoordinasi dan tanggal 18 pagi mereka bisa kita evakuasi. Dalam prosesnya ikut juga guru, Kepala Distrik dan beberapa pegawai distrik," terang Godfried saat diwawancarai, Senin (24/08/2026). 

Saat kejadian, sembilan nakes yang bertugas di Puskesmas Jila. Saat ini, para Nakes diberi waktu beristirahat, memulihkan kondisi psikologis mereka. 

"Kita memberi waktu kepada mereka untuk istirahat memulihkan secara psikologis. Karena waktu gangguan Kamtibmas itu, kepala Puskesmas telpon memang betul ada bunyi tembakan," ungkapnya. 

Godfried juga mengaku Dinas tidak bisa berkoordinasi dengan pihak keamanan terkait pendistribusian obat ke Jila. Sebab, penggunaan obat harus didampingi Nakes. Katanya, hingga saat ini, belum ada keluhan dari warga setempat yang memerlukan layanan kesehatan. 

"Terkait bagaimana supaya masyarakat bisa mendapatkan pelayanan, pertama kita harus pastikan bahwa ada ketersediaan tenaga di sana. Karena kita tidak bisa menyalurkan obat tanpa ada yang bertanggung jawab terhadap pemanfaatan obat-obatan," pungkasnya. (Marth)