Pasca Rusuh di Yahukimo, Ribuan Masyarakat Mengungsi di Polres
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menunjukkan foto pembakaran rumah warga di Yahukimo. Foto: Humas Polda Papua
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menunjukkan foto pembakaran rumah warga di Yahukimo. Foto: Humas Polda Papua

Papua60detik - Ribuan masyarakat yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak dilaporkan mengamankan diri di Polres Yahukimo pasca penyerangan sekelompok orang, Minggu (3/10/2021) kemarin. 

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menyebut jumlah korban penyerangan bertambah, 6 orang meninggal dunia dan 41 orang masih mendapat penanganan medis di RSUD Yahukimo.

"Saat ini korban yang mengalami luka-luka mendapatkan perawatan dari pihak RSUD Yahukimo dan untuk identitas korban masih dalam pendataan personel di lapangan," ujarnya dalam rilis Humas Polda Papua, Minggu malam.

Lanjut, ia mengatakan, aparat keamanan masih melakukan pendekataan terhadap para tokoh, melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut. 

"Untuk masyarakat saat ini masih mengamankan diri di Polres Yahukimo. Dan anggota TNI- Polri melaksanakan patroli baik di tengah kota maupun pinggiran kota Dekai, agar situasi kembali kondusif," ujarnya. 

Pada peristiwa itu, sekelompok orang menyerang warga yang sedang beribadah. Fasilitas umum dan beberapa rumah warga di kompleks Sekla Jalan Gunung dilaporkan juga ikut dibakar.

Kelompok pelaku penyerangan menggunakan senjata tajam berupa busur panah dan parang.

Aparat keamanan yang dipimpin langsung Kapolres Yahukimo AKBP Deni Herdiana menuju ke salah satu hotel yang dibakar. 

Aksi penyerangan tersebut terjadi usai beredar berita duka yang di terima oleh masyarakat Kimyal atas meninggalnya mantan Bupati Yahukimo Abock Busup MA. (Salmawati Bakri)