Pasca Tewasnya Ferry Ellas, Warga Diminta Jauhi Aliran Sungai Pendulangan
Aparat keamanan berupaya menyeberangi sungai menuju lokasi jenazah Ferry Ellas. Foto: Istimewa
Aparat keamanan berupaya menyeberangi sungai menuju lokasi jenazah Ferry Ellas. Foto: Istimewa

Papua60detik - Pasca kontak tembak yang menewaskan Ferry Ellas, aparat keamanan meminta warga tidak melintas di kawasan kali aliran tailing  PT Freeport Indonesia (PTFI).

"Dikhawatirkan akan ada tindak kriminal KKB terhadap warga yang mendulang. Saya minta warga juga agar menjauhi kawasan hutan, jangan sampai KKB mendekat ke warga dan menjadi korban jika terjadi kontak tembak," Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata dalam konferensi pers di Polres Mimika Jalan Cenderawasih, Selasa (2/3/2021).

Ferry Ellas tewas dalam baku tembak di Mile 53, Minggu (28/2/2021). Lokasinya berupa kawasan hutan yang sebetulnya jauh dari pemukiman warga di Tembagapura.

Kendati demikian, para warga tetap dimintai menjauhi daerah aliran tailing, khususnya di sekitar area pendulangan. Faktanya, kata Era, kawasan hutan di seputaran perusahaan PTFI selalu menjadi jalur perlintasan KKB.

Ia memastikan akan terus berusaha mengamankan dan menegakkan hukum terhadap kelompok sipil bersenjata ini agar tidak lagi jatuh korban.

"Untuk daerah Tembagapura kita sudah perketat pengamanan. Kita akan lebih memfokuskan satu kelompok ini sehingga Tembagapura benar-benar bersih," katanya. (Salmawati Bakri)