Pelayanan Tol Udara Tak Lagi Sentuh Distrik Alama
Papua60detik - Pelayanan tol udara di Kabupaten Mimika kini hanya melayani Distrik Jila dan Kampung Aroanop Distrik Tembagapura.
Pelayanan tol udara yang disubsidi pemerintah itu kini tak lagi menyentuh Distrik Alama pasca penyanderaan Pilot Susi Air pada Februari 2023 lalu di Kabupaten Nduga. Untuk diketahui Distrik Alama merupakan wilayah perbatasan Kabupaten Mimika dan Nduga.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Mimika Hendrik Hayon mengatakan, telah menyampaikan hal itu ke Kementerian Perdagangan. Tapi pemerintah pusat katanya, telah menetapkan Distrik Alama menjadi daerah terisolir.
"Itu sudah menjadi daerah terisolir kalau pesawat sudah gak bisa masuk. Karena jika pesawat Pilatus gak bisa masuk itu hanya bisa didarati oleh Helikopter. Sedangkan biaya Helikopter sekali terbang Rp90 juta. Dan masyarakat tidak mampu untuk sewa itu," ujar Hendrik, Selasa (4/7/2023).
Ia mengatakan, pihak UPBU Mozes Kilangin sebenarnya sudah siap, namun maskapai pemenang tender tol udara, Susi Air belum berani menerbangkan pesawatnya ke Alama.
"Pesawat masih bisa masuk, tapi tergantung operatornya, dan kalau pilotnya mau," katanya.
Meski dari masyarakat dan pemerintah setempat sudah memastikan kondisi di Alama aman, belum adanya pos penjagaan di sekitar lapangan terbang di Alama juga jadi pertimbangan maskapai.
"Jadi maskapainya masih takut, khawatir kondisi keamanan di sana," pungkas Hendrik. (Eka)