Pemprov Papua Tengah Serahkan BLT ke Anak Penderita Stunting di Pomako
Papua60detik - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga Kampung Pomako Kabupaten Mimika, Sabtu (14/10/2023).
BLT ini sebagai upaya intervensi kasus stunting di wilayah tersebut.
Penyerahan BLT ini dilakukan langsung oleh Penjabat Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk.
Ribka Haluk mengatakan, Pemprov Papua Tengah serius melakukan penanganan kasus stunting karena merupakan program nasional.
“Ini bentuk keseriusan Pemerintah Provinsi Papua Tengah. 955 kasus harus bisa diintervensi, para kader yang akan melakukan pemantauan dan pelaporan. Laporkan segera, agar diintervensi," katanya.
Ribka tegaskan BLT yang diberikan harus diprioritaskan untuk belanja kebutuhan gizi anak. Ia juga berharap penanganan stunting harus menjadi prioritas dan ditangani serius.
“Ibu harap dengan program gerak cepat ini kita sama-sama berjalan dari angka 955 dalam tiga bulan ini kita intervensi ada progres, ada tren penurunan angka stunting,” pesannya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah dr Silwanus Sumule mengatakan dalam program intervensi stunting Pemprov Papua Tengah memiliki program bantuan langsung tunai (BLT) kepada penderita stunting. BLT ini diharapkan meningkatkan kesehatan anak dan balita di Mimika khususnya di Pomako.
“Adapun bantuan langsung tunai ini meliputi bantuan kepada bayi yang berumur di bawah dua tahun (Baduta). Jika berat badan tidak naik saat penimbangan, maka mendapat bantuan sebesar Rp850 ribu dan jikalau berat badan mengalami penurunan maka orang tuanya mendapatkan bantuan sebesar Rp850 ribu yang ditransfer langsung ke rekening. Sementara untuk penderita stunting, akan mendapatkan bantuan sebesar Rp1 juta dan langsung ditransfer ke rekening orang tua,” terangnya.
Selain bantun tunai kepada anak-anak penderita stunting Pemprov Papua Tengah juga memberikan bantun tranportasi tunai bagi kader pendamping tumbuh kembang balita yang mempunyai tugas dalam pemantauan dan penanganan stunting
“Kita akan berikan uang transport sebesar Rp250 ribu per bulan,” imbuhnya.
Kepala Distrik Mimika Timur, Bakri Athoriq dalam laporannya kepada Pj Gubernur jumlah penduduk di Distrik Mimika Timur sebanyak 10.925 jiwa, dan untuk jumlah stunting di Distrik Mimika Timur sebanyak 205 jiwa.
“Sedangkan khusus di Pomako 78 jiwa penderita stunting,” sebutnya. (Faris)