Penerima Bansos di Nabire Naik
Papua60detik - Dinas Sosial Kabupaten Nabire, Papua Tengah, mencatat jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun 2025.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nabire Yus Baminggen di Nabire mengatakan jumlah penerima bantuan sosial yang masuk dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) tahun ini mencapai 14.505 KPM.
"Tahun lalu penerima manfaat sekitar 12 ribu lebih KPM. Jadi ada peningkatan kurang lebih 2.000 KPM,” katanya, Selasa (30/6/2026) seperti dikutip dari ANTARA.
Ia mengatakan, peningkatan tersebut tidak terlepas dari pemutakhiran dan verifikasi data oleh pendamping petugas Program Keluarga Harapan (PKH) bersama petugas Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSK).
Peningkatan penerima bansos merupakan hasil pendataan dan verifikasi yang dilakukan secara berkelanjutan di seluruh 15 distrik di Kabupaten Nabire.
Saat ini Kabupaten Nabire memiliki 43 pendamping PKH yang bertugas mendampingi keluarga penerima manfaat di setiap distrik, serta 15 petugas DTSK yang melakukan verifikasi dan validasi data calon penerima bantuan.
Ia mengatakan, proses pendataan menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran sekaligus menyesuaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat di lapangan.
“Kita harus memastikan warga yang memenuhi kriteria sebagai penerima bansos dari Kementerian Sosial dapat terdata sehingga bansos bisa disalurkan tepat sasaran,” katanya.
Ia berharap, pemberian bansos yang diberikan oleh pemerintah baik itu bantuan sembako maupun program PKH dapat mengurangi kemiskinan ekstrem dan stunting di Kabupaten Nabire. (Redaksi)