Pengurus PWL 2026 - 2029 Dikukuhkan, Ini Pesan Ketua KKJB Mimika
Pengukuhan pengurus PWL Periode 2026 - 2029. Foto: Eka/Papua60detik
Pengukuhan pengurus PWL Periode 2026 - 2029. Foto: Eka/Papua60detik

Papua60detik -  Pengurus Paguyuban Warga Lamongan (PWL) Kabupaten Mimika periode 2026–2029 dikukuhkan di Gedung Eme Neme Yauware, Minggu (11/1/2026). Pengukuhan dirangkaikan dengan Hari Lahir (Harlah) keempat PWL

Pengukuhan pengurus dilakukan oleh Ketua Kerukunan Keluarga Jawa Bersatu (KKJB) Mimika dan turut disaksikan Asisten I Setda Mimika, Ananias Faot. Sudarto resmi dikukuhkan sebagai Ketua PWL Kabupaten Mimika periode 2026–2029. 

Sementara itu, Ketua PWL terpilih Sudarto menegaskan bahwa warga Lamongan di Kabupaten Mimika berasal dari berbagai kecamatan. Karena itu, keberadaan paguyuban menjadi wadah penting untuk merangkul seluruh warga Lamongan agar tetap bersatu.

“Kita harus bersatu. Lamongan Megilan (luar biasa) harus kompak dan bersama-sama di Mimika,” ujarnya.

Ketua KKJB Mimika Syaikuri menyampaikan ucapan selamat atas pengukuhan pengurus PWL yang baru. Ia menilai, meski baru berusia empat tahun, PWL menunjukkan semangat kebangkitan yang kuat. 

Menurutnya, warga Lamongan merupakan salah satu komunitas Jawa terbesar di Kabupaten Mimika, sehingga solidaritas dan kekompakan menjadi kunci utama.

“Kalau tidak kompak, apa gunanya. Maka solidaritas dan kerukunan harus terus dijaga,” tegasnya.

Asisten I Setda Mimika Ananias Faot dalam sambutannya menekankan bahwa paguyuban memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial masyarakat, terutama dalam membangun kebersamaan dan saling membantu.

Ia berharap para pengurus yang telah dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjadikan PWL sebagai organisasi yang solid, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjut Ananias, mengapresiasi keberadaan paguyuban kedaerahan yang dinilai memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan stabilitas sosial. 

Ia mengajak PWL bersinergi dengan pemerintah daerah dalam kegiatan sosial kemasyarakatan serta mendukung program pembangunan.

“Warga Lamongan di Mimika diharapkan senantiasa menghormati nilai-nilai adat lokal dan menjunjung tinggi semangat Pancasila. Di atas tanah Mungsa dan bumi Kamoro, kita membangun daerah ini bersama-sama,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa sekecil apa pun perbedaan dalam lingkup kerukunan harus disikapi secara bijak. Seluruh paguyuban di Mimika diharapkan tetap bersatu dan terus memberikan kontribusi positif bagi pemerintah daerah dan masyarakat luas. (Eka)