Permudah Izin Usaha, Pemkab Mimika Kenalkan Sistem OSS Berbasis Risiko

- Papua60Detik

Sosialisasi sistem perizinan berbasis risiko yaitu OSS RBA, foto: Martha/ Papua60detik
Sosialisasi sistem perizinan berbasis risiko yaitu OSS RBA, foto: Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Guna mempermudah perizinan berusaha, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mimika sosialisasikan sistem perizinan berbasis risiko yaitu OSS (Online Single Submission) dan RBA (Risk-Based Approach) kepada pelaku usaha, Kamis (21/8/2025).

Pelaku usaha yang hadir berasal dari berbagai bidang, yaitu perhotelan, bidang produksi, bidang perdagangan dan industri yang ada di Mimika. 

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Setda Kabupaten Mimika, Frans Kambu mengatakan, OSS RBA merupakan perizinan yang telah diatur berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan perizinan berbasis risiko. 

OSS RBA ini merupakan penyempurnaan dari OSS sebelumnya yang diperkenalkan oleh pemerintah dalam upaya meningkatkan kemudahan berusaha di Indonesia.

“Pelaku usaha perlu mengetahui bahwa dalam pengurusan OSS RBA ada beberapa tingkat risiko yang terdiri dari risiko rendah, risiko menengah, dan risiko tinggi. Sehingga, penerbitan Nomor Induk Usaha (NIB) sesuai tingkat risiko,” terang Frans. 

Melalui OSS semua semua izin usaha terintegrasi dalam sistem pemerintah serta memberikan legalitas yang sah kepada pelaku usaha dan mendapat kepastian hukum. Selain itu, pemerintah dapat mempermudah dalam memantau dan melakukan pengawasan terhadap kegiatan usaha untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. 

OSS juga dapat menyederhanakan proses perizinan dan dapat meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi. Di antaranya, investasi lokal maupun investasi asing. 

Salah satu keunggulan OSS RBA adalah pengurusan lebih cepat dan transparan karena pendekatan berbasis risiko juga memastikan bahwa sumber daya yang dialokasikan efisien. 

"Saya berharap, peserta dapat berperan aktif dalam kegiatan sosialisasi tersebut dengan baik mulai dari awal hingga akhir," pungkasnya. (Martha)




Bagikan :