Pertamina Pastikan Stok Avtur di Papua - Maluku Aman Selama Idul Adha 2023
Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Edi Mangun. Foto: Patra Niaga Regional Papua Maluku
Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Edi Mangun. Foto: Patra Niaga Regional Papua Maluku

Papua60detik – Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan stok avtur saat ini dalam kondisi aman menjelang libur Idul Adha 2023 mulai dari 28 hingga 30 Juni dan masa libur sekolah.

Ketahanan stok avtur Pertamina saat mencapai 51 hari. 

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Edi Mangun mengatakan bahwa menghadapi libur sekolah serta cuti bersama jelang Hari Raya Idul Adha 2023 diprediksi akan terjadi peningkatan pergerakan penumpang pesawat. 

Peningkatan pergerakan penumpang akan meningkat melalui jalur udara hingga akhir bulan. Makanya Pertamina berupaya memaksimalkan layanan pengisian bahan bakar pesawat. 

"Pertamina tetap melakukan pengamanan suplai dan distribusi serta segera menindaklanjuti jika sewaktu-waktu diperlukan tambahan stok akibat lonjakan frekuensi penerbangan," ujar Edi dalam rilis, Jumat (23/6/2023). 

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, katanya telah menyiapkan kebutuhan avtur sebanyak 5.279 kiloliter (KL) yang terbagi di beberapa DPPU wilayah Regional Papua Maluku. 

"Secara umum, kondisi operasional di 13 (tiga belas) DPPU dalam kondisi aman dan lancar. Sarana dan fasilitas dari Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) juga siap dengan optimal untuk mendukung kelancaran operasional," katanya. 

Ia memastikan operasional tetap berjalan selama 24 jam setiap hari yang terbagi dalam 3 shift dan memastikan para pekerjanya untuk selalu fit to work selama perayaan Idul Adha 2023 dan libur Sekolah ini.

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku juga menyiapkan beberapa skenario kesiapan dan kesiagaan penyaluran.

"Pertamina senantiasa memantau kondisi di lapangan serta menyiapkan proyeksi kebutuhan masyarakat," pungkasnya. (Eka)