Pertamina Sukses Penuhi Kebutuhan Energi Selama Nataru di Papua - Maluku
Papua60detik - Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku mengklaim telah sukses memenuhi kebutuhan energi masyarakat dalam pemenuhan akses Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG di wilayah Papua Maluku selama masa libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
Masa Satgas Nataru berjalan sejak 15 Desember 2023 hingga 7 Januari 2024.
"Kesuksesan Pertamina dalam menjalankan pemenuhan BBM dan LPG khususnya di masa Satgas Nataru ini tidak lepas dari peran seluruh tim yang bertugas, baik secara koordinasi dan kerja sama yang terjalin serta dedikasi dari semua pihak sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik tanpa menemui kendala berarti,” kata Edi Mangun selaku Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku pada acara penutupan Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru), Senin (8/1/2024).
Edi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran maupun individu yang terlibat dan berdedikasi untuk memenuhi kebutuhan energi kepada masyarakat di wilayah Papua Maluku selama masa libur Natal dan Tahun Baru.
Menurutnya, tahun ini mengalami peningkatan konsumsi BBM dibanding tahun lalu.
“Terima kasih kepada masyarakat Papua Maluku yang telah percaya dan beli produk BBM berkualitas dari Pertamina. Jika masyarakat menemukan hal-hal yang tidak wajar agar segera lapor ke pihak yang berwajib,” tutup Edi.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan mengatakan, peningkatan konsumsi tertinggi untuk BBM terjadi selama 3 kali, terutama untuk Gasoline atau bensin. Pertama sebelum libur Natal meningkat hingga 16 persen, lalu menuju liburan Tahun Baru meningkat 12,1 persen, terakhir saat arus balik meningkat 9,6 persen. Secara total, dibandingkan rata-rata penyaluran Oktober 2023, total konsumsi Gasoline meningkat 4.5 persen tingkat nasional.
Untuk LPG dan Avtur, Riva menyatakan terjadi peningkatan selama periode Satgas Nataru. Untuk LPG rumah tangga secara total meningkat sedikit, hanya sekitar 0.2 persen namun untuk LPG non subsidi meningkat cukup baik hingga lebih 6.8 persen. Begitu pula dengan avtur, terjadi peningkatan sekitar 1.8 persen.
“Sejak awal Pertamina Patra Niaga telah melakukan penghitungan dan memproyeksikan peningkatan konsumsi masyarakat selama Masa Libur Natal dan Tahun Baru. Proyeksi ini juga diatas dari realisasi peningkatan konsumsi, jadi bisa kami sampaikan kami telah memenuhi kebutuhan energi masyarakat dengan baik,” tutur Riva.
Strategi utama Pertamina Patra Niaga dalam memastikan peningkatan konsumsi ini dapat terpenuhi. Pertama, memastikan stok seluruh produk aman, rata-rata dijaga diatas 16 hingga 80 hari. Kedua, layanan tambahan, yang paling krusial adalah layanan 52 Kios Modular, penambahan Motoris hingga 185 unit, dan 17 Rumah Pertamina Siaga yang tersebar di jalur utama serta jalur wisata di seluruh Indonesia.
“Sepanjang Satgas Nataru stok selalu dijaga dalam kondisi aman, diikuti dengan pemantauan proses distribusi sehingga mengantisipasi stok di SPBU dan Agen agar tidak kosong. Untuk layanan tambahan juga sangat membantu, terutama untuk kondisi tidak terduga namun tetap terlayani dengan maksimal,” kata Riva. (Martha)