Pertamina Tak Lagi Sediakan Premium
Salah satu SPBU di Kota Timika. Foto: Fachruddin Aji Papua60detik
Salah satu SPBU di Kota Timika. Foto: Fachruddin Aji Papua60detik

Papua60detik - Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, Petrus Pali Amba mengumumkan premium di Mimika telah ditiadakan.

Hal itu berdasarkan hasil komunikasi Disperindag Mimika dengan pihak Pertamina, Ia menyebut jika kebijakan tersebut merupakan keputusan dari pemerintah pusat untuk tidak lagi memperjualbelikan subsidi premium.

"Stok premium  di Mimika bukan lagi di kurangi tetapi sudah ditiadakan di Mimika. Dialihkan ke pertalite dan pertamax," ungkapnya, Kamis (11/11/2021).

Stok pertalite yang diberikan juga terbatas. Ia sudah menyampaikan kepada Pertamina menambah stok pertalite

"Kami sudah sampaikan agar pertalite ditambah, karena saat ini pertalite otomatis jadi pilihan bagi masyarakat, sebab Pertamax harganya sangat mahal. Kita minta seperti itu, agar pertalite juga tidak mengalami kelangkaan," imbuhnya.

Pengalaman di BBM jenis solar, kondisinya langka di Timika karena Pertamina memang membatasi kuota SPBU.

"Solar sekarang dibatasi 8.000 liter untuk setiap SPBU di Mimika, makanya solar ini sering terjadi kelangkaan. Kemarin kita sudah dipanggil pihak legislatif mengenai masalah ini dan kita akan lihat kembali penggunaan solar di Mimika," tutupnya.

Sementara itu, menurut Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Soerjaningsih dalam konferensi persnya, rencana (penghapusan premium) masih dalam tahap kajian dan harus mendapat persetujuan dari Presiden.

Menurutnya, kualitas pertalite lebih baik dari premium. Oleh sebab itu, peralihan jenis BBM ini perlu dilakukan untuk memperbaiki lingkungan ke depan.

Ia juga menyebut premium secara volume sudah semakin kecil pemakaiannya karena masyarakat dinilai sudah mulai beralih ke pertalite. (Fachruddin Aji)