Pesparawi XIII Papua dan Papua Barat Digelar Terpisah
Ketua umum Pesparawi XIII Tanah Papua, Johannes Rettob. (Foto: Anti Patabang/Papua60detik)
Ketua umum Pesparawi XIII Tanah Papua, Johannes Rettob. (Foto: Anti Patabang/Papua60detik)

Papua60detik -  Meski sempat tertunda di tahun 2020 ini, Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIII Tanah Papua dipastikan terlaksana di tahun 2021 mendatang.

Sayang, pelaksanaannya nanti tidak lagi digabung. Provinsi Papua dan Papua Barat menyelenggarakannya sendiri di waktu yang berbeda.

Ketua Umum Pesparawi XIII Tanah Papua, Johannes Rettob menjelaskan, perubahan ini terjadi karena Papua Barat adalah juara umum Pesparawi Nasional tahun 2018 lalu. Papua Barat menginginkan pelaksanaan Pesparawi secepatnya agar bisa mempersiapkan diri mengikuti Pesparawi Nasional yang rencananya akan berlangsung di Yogyakarta Juni 2022 mendatang.

“Dan mereka harus mempersiapkan itu selama satu tahun agar lebih matang. Kalau mereka menunggu kita, berarti dia tidak punya waktu yang banyak untuk latihan,” jelas John Rettob saat ditemui usai menghadiri pertemuan di Hotel Cendrawasih 66, Selasa (8/12/2020).

Pelaksanaan Pesparawi XIII Papua akan berlangsung 30 Oktober-6 November 2021. Sementara Papua Barat lebih awal, yakni Maret 2021.

Meski tidak lagi digabung, tidak akan mempengaruhi persiapan-persiapan yang sudah dilakukan, khususnya persiapan para peserta. (Anti Patabang)