Pj Sekda: Bukan Menambah Fasyankes, Target Kita Kurangi Orang Sakit
Papua60detik - Dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Mimika akan mengadakan forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membahas rencana kerja tahun 2026.
Pj Sekda Mimika, Petrus Yumte mengingatkan OPD memperhatikan isu-isu strategis, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.
Baca Juga: RSUD Mimika Bakal Tambah Gedung Baru
Misalnya di bidang kesehatan, menurutnya program seharusnya tidak hanya menambah tenaga medis dan fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) tetapi fokus mengurangi orang sakit.
"Itu target sebenarnya. Bukan kita menambah rumah sakit, menambah ruang tunggu. Nanti orang sakit tambah itu. Kita berjuang supaya rumah sakit semakin kecil orang yang berkunjung di sana kurang," ujar Petrus saat diwawancarai, Senin (17/03/2025).
Sama halnya di bidang pendidikan, persoalan yang dihadapi masih di seputar numerasi dan literasi. Petrus mengatakan saat ini memang sudah banyak sekolah yang berhasil. Namun, berbeda dengan sekolah di daerah pegunungan dan pesisir.
Ia mengatakan di sekolah pesisir dan pegunungan di mana sebagian besar Orang Asli Papua (OAP) mengenyam pendidikan, masih banyak ditemukan siswa hingga kelas 6 belum bisa membaca dengan lancar.
"Harus benar-benar dipastikan dari jumlah siswa yang tidak tahu baca berapa? Hari ini masih banyak orang tidak tahu baca di sekolah. Dan tidak tahu menulis. Literasi numerasi menjadi masalah di sekolah-sekolah kita," tambahnya.
Petrus pun menegaskan bahwa masalah pendidikan dan kesehatan bukan hanya tanggung jawab dari Dinas Kesehatan, Kepala RSUD, Dinas Pendidikan, tetapi merupakan tugas bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika.
Petrus meminta para kepala distrik berperan aktif, turut memastikan agar setiap guru berada di tempat di jam belajar.
"Jadi orang sehat itu bukan hanya tugasnya dinas kesehatan dan RSUD, kita juga tidak salahkan Dinas Pendidikan. Kita semua terlibat, artinya program yang kita susun harus mengintervensi apa yang menjadi masalah di Kabupaten Mimika," terangnya.
Ia pun meminta setiap OPD bersinergi dan berkolaborasi, sehingga program di tahun 2026 bisa menjawab apa yang menjadi masalah di Kabupaten Mimika. (Martha)