Polisi Buru Ari L, Otak Sindikat Maling di Merauke
Papua60detik - Kepolisian Resort Merauke, Papua tengah memburu seorang pria bernama Ari L. Berdasarkan data kepolisian, yang bersangkutan adalah otak dari sejumlah aksi pencurian di wilayah Merauke.
Sebelumnya polisi telah menahan enam orang, termasuk salah satu penadah. Mereka yang ditahan dituduh terlibat dalam serangkaian aksi pencurian pada 2019 hingga Januari 2022.
Selain Ari, polisi juga telah menetapkan tujuh pelaku lain dalam Dalam Pencarian Orang (DPO), di antaranya Erson, Yohanes Kaimu, Yanu dan Melki.
"Ari diduga sebagai perancang. Selain dia, ada tujuh pelaku juga yang ditetapkan sebagai DPO. Tiga orang sebelumnya telah kami pajang, dan foto lima orang berikut ini akan kami pajang juga," kata Kasat Reskrim Polres Merauke, AKP Najamuddin, Jumat (28/1/2022).
Najamuddin menyebut para pelaku yang berhasil diamankan berinisial AN, AN, R, PN dan M. Seorang lagi berinisial D diamankan dengan tuduhan sebagai penadah.
Ia juga menyebut para pelaku pencurian ini telah melakukan aksi mereka sebanyak ratusan kali, baik itu mencuri sepeda motor maupun menyatroni rumah-rumah warga.
"Ada 538 laporan pencurian sepanjang 2019-2022, dan 50 persen di antaranya terkonfirmasi dengan para pelaku yang kita tahan ini," ungkapnya.
Lebih rinci ia menguraikan, ada 219 kasus pencurian di 2019, 50 persen diakui para tersangka sebagai pelakunya. Pada 2020 ada 180 kasus yang dilaporkan, 70 kasus diakui para tersangka.
"Pada 2021 ada 115 kasus, 60 kasus terkait dengan para tersangka. Sementara di 2022 ada 24 kasus, 18 kasus sudah terkuak," sebutnya.
Polisi menjerat para pelaku tersebut dengan Pasal 363 junto Pasal 364 KUHP, ancaman hukumannya sembilan tahun penjara. Untuk penadah dikenakan Pasal 480 KUHP, ancamannya empat tahun penjara.
"Untuk para DPO diimbau untuk menyerahkan diri. Jika tidak, kami akan membekuk mereka dengan cara kami. Bagi warga yang membeli barang curian, kami minta untuk segera menyerahkan ke Polres. Jika tidak, kami tetapkan sebagai penadah," tegasnya. (Eman Riberu)