PT Freeport Bantu Sentra Pendidikan 30 Unit Perangkat Elektronik

Bantuan 30 unit perangkat elektronik yang diberikan PT Freeport Indonesia kepada Sentra Pendidikan Timika.   Foto: Anti/ Papua60detik
Bantuan 30 unit perangkat elektronik yang diberikan PT Freeport Indonesia kepada Sentra Pendidikan Timika. Foto: Anti/ Papua60detik


Papua60detik- PT Freeport Indonesia (PTFI) menyerahkan 30 unit perangkat elektronik yang terdiri  dari PC, printer, laptop, dan LCD kepada Sentra Pendidikan, Jumat (13/5/2022).

Tingkat SD mendapatkan 9 unit yakni 5 unit PC Dell Inspiron, 2 unit printer, 1 unit LCD proyektor Epson dan 1 unit NB/laptop. Jenjang SMP mendapatkan 10 unit yakni 5 unit PC, 2 unit printer, 1 unit LCD proyektor, dan 2 unit laptop.

Sementara untuk tingkat SMA ada 11 unit yang tediri dari 5 PC, 2 printer, 2 laptop dan 2 LCD.

Bantuan yang diserahkan oleh Vice President Community Development PTFI, Nathan Kum kepada kepala sekolah bertujuan untuk membantu pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.

Nathan mengatakan bantuan ini merupakan bentuk dukungan dan kepedulian PTFI terhadap pendidikan khususnya untuk anak asli Papua tujuh suku.

“Sudah seharusnya kita memberikan ini. Karena pendidikan ini sangat penting untuk masa depan. Apalagi ini untuk anak-anak kita asli Papua,” tuturnya. 

Meski tak seberapa, namun ia berpesan agar bantuan ini bisa membantu kekurangan-kekurangan sekolah dan dapat digunakan dengan baik.

Nathan mengatakan bantuan PTFI kepada Pemda Mimika bukan baru kali ini saja, tetapi sudah ada sejak lama baik di bidang pendidikan maupun di bidang kesehatan.

Nathan berharap hal yang sama juga bisa dilakukan Yayasan Pengembangan Masyatakat Amungme dan Kamoro. Memberikan bantuan kepada Sentra Pendidikan. 

“Kami juga sudah komunikasikan dengan YPMAK untuk juga memberikan dukungan kepada sentra pendidikan. Kita mau bekerja sama dengan pemerintah dari berbagai bidang,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Jeni O Usmani yang hadir menyaksikan penyerahan, memberikan apresiasi kepada PT Freeport Indonesia atas kepeduliannya terhadap Sentra Pendidikan.

Ia mengatakan bantuan ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya adalah bantuan cat

“Memang ini sudah sewajarnya karena kami di sini banyak anak-akan asli Papua,” tutupnya.

Ia berharap ke depan PTFI bisa terus memberikan perhatian kepada anak-anak di Sentra Pendidikan. Pasalnya 70 persen sisanya adalah anak asli Amungme dan Kamoro. Sisanya dari Papua lainnya. (Anti)




Bagikan :