Puluhan Anak Keracunan Makanan di Pesta Ulang Tahun
Puluhan anak dilarikan ke RSMM Timika karena mengalami keracunan makanan di sebuah pesta ulang tahun di Jalan Rambutan SP2, Sabtu (27/2/2021) malam. Foto: Salmawati Bakri/Papua60detik
Puluhan anak dilarikan ke RSMM Timika karena mengalami keracunan makanan di sebuah pesta ulang tahun di Jalan Rambutan SP2, Sabtu (27/2/2021) malam. Foto: Salmawati Bakri/Papua60detik

Papua60detik - Puluhan anak diduga mengalami keracunan makanan dalam sebuah pesta ulang tahun di Jalan Rambutan SP2 Timika, Sabtu (27/2/2021) malam.

Kejadian itu sontak membuat para orang tua panik, lalu membawa anak dan kerabat masing-masing ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM).

Data yang dihimpun, kejadian bermula saat perayaan dua tahun usia S di rumahnya. Datang puluhan tamu undangan yang pada umumnya anak-anak. Acara dimulai sekitar pukul 16.00 WIT.

Usai menyantap makanan prasmanan berupa nasi kuning, ayam, telur, mie dan lainnya, tamu undangan kemudian diberikan aneka makanan dan snack yang sudah disajikan dalam wadah mika.

Sekitar pukul 20.00 WIT, polisi mendapat laporan, anak-anak yang hadir di pesta ulang tahun banyak yang muntah dan dilarikan ke rumah sakit.

Komjen,Paulus Waterpauw yang baru saja dilantik sebagai Kabaintelkam Polri didampingi Kapolres Mimika AKBP I G Era Adhinata, Kabag Ops Polres Mimika AKP Dion Velix Deihelan dan Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Hermanto mendatangi RSMM guna melihat kondisi para korban yang sudah dievakuasi.

"Informasi sementara dari warga melaporkan bahwa keracunan massal ini usai menghadiri acara ulang tahun. Saat ini kita fokus pada penyelamatan," kata Kapolres di RSMM.

Era menyebutkan, terdapat 45 korban yang mendapat perawatan medis di RSMM. Sebagian akan dirujuk ke RSUD Mimika.

"Rata-rata korban usia 3 sampai 5 tahun. Ada juga dewasa sekitar 9 orang. Belum ada yang diperbolehkan pulang. Masih diobservasi dulu," katanya.

Sampel makanan di pesta itu ssudah diamankan untuk penyelidikan lanjutan.

"Kami juga bekerja sama dengan rumah sakit milik Kodim untuk mengecek makanannya," kata Era. (Salmawati Bakri)