Puskesmas Mopah Baru Gencarkan Imunisasi di Sekolah
Siswa MI Yamrah yang sedang diimunisasi di aula sekolah, Senin (8/8/2022). Foto: Ami/ Papua60detik
Siswa MI Yamrah yang sedang diimunisasi di aula sekolah, Senin (8/8/2022). Foto: Ami/ Papua60detik

Papua60detik - Covid-19 telah mengakibatkan cakupan imunisasi rutin lengkap untuk  anak usia dini menjadi rendah dibanding sebelum pandemi terjadi.

Untuk mengejar kekurangan cakupan tersebut, pemerintah melalui Puskesmas Mopah Baru menyelenggarakan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dalam rangka pekan imunisasi dunia yang dicanangkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Puskesmas Mopah Baru beberapa hari ini gencar melaksanakan program pemerintah yaitu imunisasi sekolah  yang tadinya selama dua tahun di Merauke mengalami penurunan karen pandemi. Program pemerintah ini untuk anak- anak yang imunisasinya tidak lengkap.

“ Bian tujuannya adalah untuk melengkapi imunisasi bagi anak- anak yang belum lengkap  imunisasinya karena dua tahun lalu pandemi covid sehingga kita mengejar anak yang belum  imunisasi,"  ungkap Kepala Puskesmas Mopah Baru Kabupaten Merauke Sugino saat ditemui, Senin (8/ 8/ 2022).

Kata Sugino, Bian merupakan program pemerintah sehingga harus cepat diselesaikan dan untuk mengejar target di 20 sekolah, dengan melakukan Bian di sekolah- sekolah. Selain itu apabila ada orang tua yang anaknya belum lengkap imunisasi dapat  langsung ke posyandu ataupun puskesmas terdekat.

Sugino meminta orang tua tidak perlu takut jika anak mengalami efek seperti demam pasca imunisasi

“Yang ditakuti itu apabila habis suntik baru badan anak tidak merespon apa- apa itu yang harus ditakutkan,” tegasnya.

Ia mengatakan program pemerintah tentu melalui penelitian dan sudah dikaji sehingga tidak akan merugikan baik di bidang kesehatan atau di bidang apapun. (Ami)