Realisasi PBB-P2 Capai Rp72 Miliar dari Target Rp80 Miliar
Kepala Bidang PBB-P2 dan BPHTB Bapenda Kabupaten Mimika, Hendrik Setitit, Foto; Martha/ Papua60detik
Kepala Bidang PBB-P2 dan BPHTB Bapenda Kabupaten Mimika, Hendrik Setitit, Foto; Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah terus menggenjot pendapatan asli daerah (PAD).

Salah satu sumber penerimaan yang dikejar adalah pajak bumi dan bangunan, perkotaan dan pedesaan (PBB-P2) tahun 2024 yang sebelumnya sebesar Rp149.828.396.147 miliar. 

"Target PBB-P2 tahun ini untuk masyarakat umum dan Freeport itu Rp80 miliar. Target untuk PTFI sebelumnya adalah Rp133 miliar, sekarang menjadi Rp66 miliar, sehingga masyarakat Kabupaten Mimika diberikan tanggung jawab Rp12 miliar," kata Kepala Bidang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Bapenda Kabupaten Mimika, Hendrik Setitit, Jumat (22/8/2024).

Perubahan target itu jelasnya karena adanya perubahan kontrak karya dari PTFI yang sebelumnya memakai 0,5 persen kini disesuaikan berdasarkan keputusan menteri yaitu 0,2 persen. 

Dengan target yang baru, kini Bapenda sudah merealisasikan Rp72 miliar. 

Hendrik mengimbau masyarakat yang sudah menerima SPPT P2 segera menyelesaikan pembayaran sebelum 31 Agustus. Pembayaran bisa di Bank Papua kemudian menggunakan aplikasi living Mandiri.

"Agustus ini jatuh tempo PBB-P2. Karena kalau sudah lewat tgl 31 besoknya sudah kena denda 2 persen. Setiap bulan dikali 2 persen," pungkasnya. (Martha)