Ricuh Pembagian BLT, Satu Anggota Polres Tolikara Terkena Panah
Papua60detik - Kericuhan terjadi saat pencairan dana desa tahap II dan III serta BLT Triwulan I, II, III, dan IV tahun anggara 2023 di Kantor DPMK, Jalan Kota Baru, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara Selasa (12/12/2023).
Satu anggota Polres Tolikara, Bripda Muhammad Sultan dilaporkan terluka akibat terkena anak panah saat mengamankan peristiwa itu.
“Permasalahan muncul ketika seorang warga dengan inisial LY mempertanyakan SK kepada Kepala DPMK yang menjawab bahwa hal tersebut akan diurus. Namun, beberapa jam kemudian, LY kembali dengan ancaman akan melakukan pemalangan jika tidak ada respons terkait hal yang ia tanyakan sebelumnya,” ujar Kapolres Tolikara, AKBP Achmad Fauzan dalam dilis Humas Polda Papua, Kamis (14/12/2023).
Situasi memanas saat LY kembali dengan sekitar 30 orang dan melakukan pemalangan dengan menggunakan kayu, pohon, serta membakar ban di depan Kantor Statistik yang berdekatan dengan kantor DPMK.
“Kejadian ini memicu partisipasi lebih banyak warga hingga massa bertambah menjadi sekitar 150 orang,” sebut Kapolres.
Upaya negosiasi, katanya telah dilakukan oleh personel keamanan namun massa menolak membuka palang jalan hingga melakukan aksi secara anarkis. Tembakan peringatan pun dilakukan.
"Dalam kekacauan itu, Bripda Muhammad Sultan terkena anak panah di bagian paha kanan," ungkapnya.
Korban telah dievakuasi ke RSUD Wamena Kabupaten Jayawijaya untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
"Investigasi sedang berlangsung, sementara pihak berwenang berupaya menjaga ketertiban dan menyelesaikan kasus ini sesuai hukum yang berlaku," ujarnya. (Amma)