Ronald Koeman Putuskan Mundur Usai Belanda Disingkirkan Maroko
Papua60detik - Ronald Koeman memutuskan mundur sebagai pelatih kepala tim nasional Belanda setelah timnya disingkirkan Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 melalui drama adu penalti dengan skor 3-2 di Stadion Monterrey, Meksiko.
"Saya sangat bersyukur dan ingin menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas dedikasi semua orang di sekitar tim Oranje selama dua periode ketika saya mendapat kehormatan menjadi pelatih tim nasional," kata Koeman dari laman resmi timnas Belanda, Rabu (1/7/2026) seperti dikutip ANTARA.
Baca Juga: Tampil Dominan, Prancis Tekuk Swedia 3-0
Berakhirnya jabatan Koeman di Belanda membuatnya menyelesaikan periode keduanya bersama negaranya dengan 44 pertandingan yang diakhiri dengan rata-rata 1,84 poin per pertandingan.
Secara keseluruhan, dalam dua periodenya melatih timnas Belanda, Koeman telah memimpin tim ini dalam 64 pertandingan, dengan 35 kemenangan, 14 seri, dan 15 kekalahan.
Di bawah kepemimpinannya, Belanda berhasil lolos ke tiga turnamen besar, yakni Piala Eropa 2021, Piala Eropa 2024, dan Piala Dunia 2026.
Pada Piala Eropa 2024, Oranje melaju hingga semifinal sebelum disingkirkan Inggris dengan skor 2-1. Sebelum itu, Koeman juga membawa Belanda mencapai final UEFA Nations League 2019.
Sementara itu, Direktur KNVB Nigel de Jong mengatakan bahwa ia menghormati keputusan Koeman yang memilih mundur.
Tersingkirnya Belanda di babak 32 besar Piala Dunia 2026 membuat mereka kembali gagal untuk mengangkat piala pada ajang paling bergengsi di dunia sepak bola ini dalam 12 partisipasi.
Di sisi lain, kegagalan ini juga sebuah kemunduran untuk Belanda setelah sebelumnya mereka mencapai babak perempat final Piala Dunia 2022 di Qatar.
"Ronald telah mendedikasikan dirinya sepenuh hati selama beberapa tahun terakhir dan memberikan kontribusi yang sangat penting bagi tim nasional Belanda. Atas nama KNVB, saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepadanya," kata De Jong.
De Jong kemudian menjelaskan bahwa evaluasi yang telah direncanakan setelah Piala Dunia kini resmi dimulai. Ia mengatakan akan bergerak cepat untuk menentukan pelatih Belanda selanjutnya, untuk menghadapi laga terdekat yaitu UEFA Nations League yang digelar pada September. (Redaksi)