Satu Korban Rusuh Dogiyai Ditemukan Dikubur Secara Tak Layak
Salah satu korban amukkan massa di Kabupaten Dogiyai  yang berhasil dievakuasi aparat keamanan. Foto: Humas Polda Papua
Salah satu korban amukkan massa di Kabupaten Dogiyai yang berhasil dievakuasi aparat keamanan. Foto: Humas Polda Papua

Papua60detik - Aparat keamanan menemukan beberapa warga yang sempat hilang saat kericuhan terjadi di Kabupaten Dogiyai. 

Lima orang ditemukan selamat yakni atas nama M. Nasir, Alif Padang, Randa, Lukman, Willy dan satu korban meninggal dunia atas nama Ikbal.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menyebut, para korban ditemukan di tempat berbeda sekitar TKP pembakaran.

"Untuk korban M. Nasir, Alif dan juga Randa ditemukan sekitar pukul 12.43 WIT di rumah milik Pastoran di Kampung Bukapa. Sore harinya ditemukan 2 karyawan lainnya yakni Lukman dan Willy yang dibawa oleh anggota DPRD yakni Bapak Simon Petrus Pikey ke Polres Dogiyai," ujar Kamal dalam rilisnya, Minggu (13/11/2022) malam. 

"Lukman diketahui mengalami kondisi luka bacok dan mengalami patah tulang pada tangannya akibat dilukai oleh salah seorang oknum masyarakat, dan willy hingga kini masih mengalami trauma," ujarnya menambahkan. 

Ketika dilakukan pencarian pada malam hari, ditemukan satu korban lain yakni atas nama Ikbal di sekitaran Kampung Ikebo. Korban ditemukan dalam kondisi sudah terkubur tidak jauh dari rumahnya yang sudah hangus terbakar.

"Mayat saudara Ikbal kami temukan di dalam tanah dengan kondisi terkubur secara tak layak. Kami mengetahui hal tersebut juga atas informasi yang diberikan oleh Bapak Simon Petrus Pikey," ujar Kamal. 

Korban selamat telah diamankan oleh pihak Kepolisian di Mapolres Dogiyai bersama masyarakat lainnya, dan untuk korban MD telah diserahkan ke pihak keluarga untuk selanjutnya disemayamkan di kampung halamannya.

"Masih terdapat 5 pekerja yang belum ditemukan dan diketahui kondisinya, yakni atas nama Refli, Iwan, Apus, Roni dan Joni. aparat Kepolisian akan kembali melanjutkan pencarian saat terbit matahari," ujarnya. (Amma)