Sebagian Warga Tembagapura Ditampung di Gedung Sekolah, Apa Langkah Pemkab?
Warga di Kampung Banti 1, Banti 2 dan Opitawak berunjuk rasa di Terminal Bus Gorong-Gorong sebelum mereka dipulangkan ke Tembagapura. Foto: Burhan
Warga di Kampung Banti 1, Banti 2 dan Opitawak berunjuk rasa di Terminal Bus Gorong-Gorong sebelum mereka dipulangkan ke Tembagapura. Foto: Burhan

Papua60detik - Assisten 1 Setda Mimika, yang juga ketua tim pemantau progres pemulangan warga tiga kampung Yulius Sasarari beberapa waktu lalu telah mengunjungi pemukiman warga di Kampung Banti 1, Banti 2 dan Opitawak Distrik Tembagapura.

Ia membenarkan masih ada warga yang ditampung di gedung sekolah.

"Mereka memang masih ada yang ditampung dalam gedung sekolah. Namun yang lebih tahu adalah Kadistrik Tembagapura. Tetapi beberapa sudah kembali di rumah, jadi mereka inisiatif melakukan rehab kecil sendiri," kata Sasarari Kamis (18/02/2021).

Menurutnya, aktifitas masyarakat sudah berjalan dengan baik dan normal kembali. Bahkan ada beberapa masyarakat sudah kembali berkebun.

"Mereka minta itu hanya soal bagaimana mereka tinggal," ujarnya.

Bersama Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, ia sudah melakukan pendataan dan perhitungan mana rumah-rumah yang akan direhab atau harus dibangun baru.

Soal dari mana biayanya, ia mengaku bukan ranahnya.

"Mungkin bisa kita ajukan seperti kemarin kita dengar komentar pak Wamen PUPR, pada intinya Pemkab Mimika melakukan segala hal yang bisa dilakukan. Menyesuaikan anggaran," katanya. (Fachruddin Aji)