Seorang Anggota Brimob Papua Ditemukan Meninggal di Merauke
Ilustrasi  jenazag
Ilustrasi jenazag

Papua60detik - Seorang anggota Brimob ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah drainase di depan Kantor KPPN Merauke Jalan TMP, Rabu (9/2/2022) pagi. 

Saat ditemukan warga, jasad korban dalam posisi terapung dan tengkurap, dengan mengenakan celana panjang PDL Polri dan jaket coklat.

Dari kartu identitasnya, korban diketahui bernama Yehezkiel Imbiri, pekerjaan anggota Polri. 

Informasi yang dihimpun media ini, korban adalah lulusan Bintara angkatan 2022 dan mendapat penempatan tugas di Satuan Brimobda Papua. 

Korban yang baru saja lulus itu mengambil masa cuti ke Merauke, dan sempat melapor ke Satbrimob Batalyon D Pelopor Merauke.

Dari hasil visum terhadap korban ditemukan sejumlah luka, di antaranya satu luka robek di pelipis dan mata kiri serta luka lecet di wajah, lengan dan kaki.

Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji ketika dikonfirmasi, membenarkan bahwa korban adalah anggota Polri dan sedang mengambil masa cuti di Merauke. 

"Setelah kita selidiki ternyata laka tunggal. Saat kecelakaan, korban dengan temannya, dan temannya itu saat ini sedang di rawat di rumah sakit," kata Untung. 

Setelah diselidiki, ungkap Untung, sebelum kecelakaan itu terjadi, korban sempat minum minuman beralkohol dengan sejumlah temannya. 

"Kita akan menyelidiki apa saja yang dia minum, dengan siapa dia minum.  Kami ingin otopsi, tapi pihak keluarga menolak. Mereka tidak tega dan mengikhlaskannya," ujarnya. 

Dengan kejadian tersebut, Satbrimob Batalyon D Pelopor Merauke mengumpulkan 46 bintara yang baru lulus dan mewajibkan mereka masuk sehingga tidak terjadi hal-hal serupa atau hal lainnya yang tidak diinginkan.  

"Kami sedih atas ini, dan berharap tidak terjadi lagi kejadian serupa. Apalagi minum-minum yang bisa berakibat fatal," pungkasnya.

Sementara itu, Danyon D Pelopor Kompol Clief Gerald Philipus Duwith mengatakan status korban adalah Bintara Satbrimobda Papua yang sedianya akan ditugaskan di Batalyon Satbrimob Merauke.

"Almarhum dan rekan-rekannya memang sudah melapor ke Batalyon, saat tiba di Merauke kemarin. Adanya kejadian ini, rekan-rekannya kita sudah cek, tapi mereka tidak terlibat sama sekali," kata Clief melalui telpon.

Clief menambahkan, status korban belum sebagai personil Satbrimob Batalyon D Pelopor Merauke, karena masih dalam masa cuti usai pendidikan Bintara Polda. 

"Karena keluarga dan orang tuanya di Merauke, maka dia cuti ke Merauke. Kejadian ini masih diselidiki oleh Polres," tandasnya. (Eman Riberu)