Sopir Tangki Air Ditembak di Yahukimo, Korban Dirujuk ke Jayapura
Papua60detik — Seorang sopir mobil tangki air jadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di jalur poros Dekai menuju Logpon, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (12/2/2026) siang.
Peristiwa terjadi saat korban mengemudikan mobil tangki yang membawa suplai air bersih untuk masyarakat di wilayah Logpon. Di tengah perjalanan, korban ditembaki dari arah pinggir jalan. Korban mengalami luka tembak di punggung sebelah kiri.
Meski dalam kondisi terluka, korban bersama seorang kernet yang mendampinginya tetap melanjutkan perjalanan hingga tiba di Logpon untuk menyelamatkan diri. Laporan kejadian kemudian diterima aparat keamanan.
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Yahukimo langsung menuju lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban sempat dalam kondisi kritis dan menjalani tindakan medis awal sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua di Jayapura untuk perawatan lanjutan.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengatakan pihaknya akan menindak tegas pelaku kekerasan terhadap warga sipil.
“Korban adalah masyarakat yang sedang bekerja mengangkut kebutuhan dasar berupa air bersih. Ini tindakan yang tidak bisa ditoleransi. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas terhadap pelaku,” ujarnya.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, setelah menerima laporan, personel langsung melakukan pengecekan lokasi dan evakuasi korban.
Usai proses evakuasi, aparat melakukan respon taktis di sekitar tempat kejadian perkara. Petugas sempat melihat tiga hingga empat orang mencurigakan yang melarikan diri dengan menyeberangi Kali Biru dan masuk ke area hutan.
“Penyisiran dan pengejaran masih dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi geografis wilayah,” katanya.
Berdasarkan penyelidikan sementara, dugaan mengarah pada kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang diduga berasal dari wilayah Yahukimo. Aparat masih mendalami identitas serta keterkaitan kelompok tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, pengamanan di jalur distribusi logistik dan sejumlah objek vital di Kabupaten Yahukimo ditingkatkan. Aparat mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi. (Eka)