Sudah 30 Korban Tewas Karena Kecelakaan di Timika Sejak Januari 2021
Papua60detik – Dari awal Januari hingga November 2021, Satlantas Polres Mimika mencatat telah terjadi penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Kasat Lantas Polres Mimika Iptu Devrizal menyebut, penurunan tersebut mencapai 9,9 persen dibanding tahun sebelumnya. Untuk tahun 2020 terdapat 33 korban jiwa sementara tahun 2021 sebanyak 30 korban.
“Kalau untuk jumlah kasus kecelakan terdapat peningkatan 8,33 persen, yakni 104 kasus dari yang sebelumya hanya 96. Namun untuk resikonya menurun, yakni korban luka-luka 6,47 persen atau sebanyak 130 orang. Dari yang tahun 2020 itu 139 orang. Dan yang meninggal dunia turun 9,09 persen,” sebut Devrizal saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (19/11/2021).
Kecelakaan paling banyak melibatkan kendaraan roda dua. Ia mengimbau seluruh pengendara tetap mengutamakan keselamatan lalu lintas.
“Keselamatan itu penting. Untuk pengendara roda dua, saya ingatkan helm itu wajib termasuk penumpangnya. Juga yang roda empat memakai sabuk pengaman. Juga jangan lupa kelengkapan berkendara lainnya,” pesannya.
Pada tahun 2017 terjadi kecelakaan lalulintas sebanyak 117, korban luka-luka 149 orang, korban meninggal dunia 26 orang.
Jumlah lakalantas pada tahun 2018 sebnayak 210, korban luka-luka 323 orang, korban meninggal dunia 58 orang.
Jika dibandingkan pada tahun 2018 dengan 2017 terdapat kenaikan jumlah kasus laka sebesar 79,5 persen. Dimana korban luka-luka naik menjdi 116,8 persen dan jumlah korban meniggal dunia naik 38,9 persen.
Jumlah laka di tahun 2019 sebanyak 143, korban luka-luka 184 orang, korban meniggal dunia 34 orang.
Jika dibandingkan pada 2019 dengan 2018 terdapat penurunan jumlah kasus laka sebesar 31,9 persen. Jadi jumlah korban luka-luka turun 43,03 persen dan jumlah korban meninggal turun 41,4 persen.
Dan jumlah laka di tahun 2020 sebanyak 125, korban luka-luka 178 orang, dan korban meninggal dunia 44 orang.
Jika dibandingkan tahun 2020 dengan 2019 terdapat penurunan jumlah kasus laka sebesar 12,6 perse. Dimana jumlah korban luka-luka turun menjadi 3,3 persen dan jumlah korban meninggal dunia naik menjadi 29,4 persen. (Salmawati Bakri)