Tak Ada Pasar, Warga Tembagapura Curhat Sulit Penuhi Kebutuhan Sehari-hari ke Polisi
Jumat Curhat' Polsek Tembagapura bersama warga Tembagapura, Polri (30/12/2022). Foto: Polsek Tembagapura
Jumat Curhat' Polsek Tembagapura bersama warga Tembagapura, Polri (30/12/2022). Foto: Polsek Tembagapura

Papua60detik - Program 'Jumat Curhat' Polri jadi media warga Papua di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah menyampaikan kesulitan hidup yang dirasakan selama ini.

Pada kesempatan tersebut, Kapolsek Tembagapura AKP Dahlan mendengar langsung curhatan perwakilan masyarakat kampung Waa Banti dan Longsoran di Honai Polsek Tembagapura.

Kepada polisi, warga mengaku kesulitan berbelanja sembako untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Pasalnya, hingga saat ini belum satupun pasar yang dibangun pemerintah daerah. 

Untuk masuk ke kota Tembagapura tempat perbelanjaan di dalam kawasan perusahaan PT Freeport Indonesia pun sulit diakses.

"Semenjak kios pos 4 ditutup, sekarang ini kami warga Waa Banti kesulitan belanja sembako untuk kebutuhan hidup sehari-hari," ujar Apinus Janampa, (30/12/2022) 

Hal senada pun juga diungkapkan Marlon Waker, perwakilan masyarakat Longsoran.

"Di sini saya mewakili masyarakat Longsoran ingin menyampaikan keluhan kepada Kapolsek agar masyarakat dibantu untuk memenuhi kebutuhan sembako sehari-hari, karena masyarakat tidak bebas dan mempunyai akses masuk ke kota untuk beebelanja ke kota Tembagapura," ujarnya. 

Terkait hal tersebut, Kapolsek Tembagapura AKP Dahlan mengatakan bahwa pihaknya telah  berkoordinasi dengan Kadistrik Tembagapura untuk pembangunan fasilitas umum berupa pasar tradisional.

"Namun jawaban dari Kadistrik Tembagapura, sampai saat ini program pembagunan pasar tradisional dari pemerintah belum ada," ujarnya. 

Ia pun berharap dengan terciptanya komunikasi antara kepolisian Polres Mimika dan masyarakat dapat lebih menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan kampung dan mengurangi terjadinya pelanggaran maupun tindak pidana. 

"Kami membutuhkan saran, pendapat support  dan aspirasi dari masyarakat untuk kinerja kepolisian yang lebih baik untuk itu mohon kerja sama dari masyarakat," ujar Dahlan. (Amma)