Tanpa Pasokan dari Luar, Ketersediaan Sapi Kurban Andalkan Peternak Lokal
Papua60detik - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Mimika memastikan kecukupan ketersediaan sapi untuk kurban Idul Adha tahun ini.
Kepala Disnakeswan Mimika, drh Sabelina Fitriani menyebut tahun ini tidak ada sapi yang didatangkan dari luar daerah. Berhubung adanya surat larangan dari Pemprov Papua Tengah terkait adanya beberapa daerah yang terdampak brucellosis.
"Yang diperbolehkan adalah dari NTT dan Merauke. Tetapi adanya beberapa kasus penyakit di Merauke yg menyebabkan 200 ekor sapi mati, jadi kita lakukan penutupan sementara juga. Satu-satunya yang bisa adakah dari NTT. Akan tetapi, kan, waktu sudah dekat tinggal 10 hari. Artinya untuk persyaratan hewan dan perkarantinaan waktu sudah sangat mepet," ujar drh Sabelina usai melakukan pemeriksaan hewan kurban di peternakan sapi Pak Sawen, Kamis (06/06/2024).
Adapun ketersediaan sapi di Kabupaten Mimika saat ini adalah dari dua pemasok sekitar 100-an ekor ditambah sapi yang dari SP-SP totalnya 220-an ekor. Sementara tersedia juga hewan kambing kurang lebih 260 ekor.
"Insya Allah mencukupi. Kalau misalnya sapi dari dua pemasok masih kurang, saya rasa di SP-SP juga masih ada meskipun harganya lebih mahal. Kalau kambing, satu orang bisa berkurban satu ekor. Mudah-mudahan itu bisa menutupi kelangkaan daripada sapi," tambahnya.
Menurutnya, selain untuk meminimalisir kejadian penyakit, tidak adanya pasokan sapi dari luar memberikan dampak positif juga bagi peternak lokal. Hal itu akan memberikan kesempatan kepada peternak yang di SP-SP bisa menjual sapi-sapinya.
"Penyakit ini menular pada manusia. Itu yg sangat kita hindari. Dan kita berupaya agar hewan kurban bebas dari penyakit dan sehat, tidak cacat.
Hal ini juga memberikan kesempatan pada peternak sapi di SP-SP untuk bisa menjual sapinya," pungkasnya. (Martha)