Terapkan Merdeka Belajar, Guru Harus Kreatif

Siswa Sekolah Asrama Taruna Papua. Sekolah ini adalah salah satu yang mulai menerapkan merdeka belajar. Foto: Anti/ Papua60detik
Siswa Sekolah Asrama Taruna Papua. Sekolah ini adalah salah satu yang mulai menerapkan merdeka belajar. Foto: Anti/ Papua60detik


Papua60detik - Penerapan merdeka belajar yang diusung Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim membutuhkan peran penting guru.

Kepala Dinas Pendidikan Mimika, Jeni O Usmani mengatakan guru di era merdeka belajar ini harus kreatif agar anak mudah mengerti dan menerima materi yang diajarkan.

“Bukan dia ceramah di kelas. Tapi dia (guru) membuat untuk bagaimana anak itu dia bisa belajar dengan mengemukakan idenya,” jelasnya saat ditemui di Sentra Pendidikan, Jumat (13/5/2022).

Ia menyadari penerapan merdeka belajar di Mimika memang masih sulit tapi bukan berarti tak bisa diusahakan. Agar bisa diterapkan, guru dituntut kreatif dan inovatif.

“Daripada dia hanya terima catatan terus pulang atau menghafal. Jadi harus dimulai. Suka atau tidak suka kita harus bergerak."

“Guru mengajar harus mengetahui apa kemampuan anak, dan apa yang anak mau. Jadi kita mengarah ke sana, sehingga guru-guru itu mereka merancang pembelajaran itu sesuai dengan konteks,” kata Jeni.

Selain peran kreatif guru, orang tua juga diminta mengikuti perkembangan pendidikan anak. Karena biasanya, orang tua menyerahkan penuh tanggung jawab pendidikan anak kepada guru. Di era sekarang, guru dan orang tua mesti kerja sama. (Anti)




Bagikan :