Tukang Ojek di Timika Ditemukan Tewas dengan Sejumlah Luka, Diduga Dibunuh Penumpang
Polisi evakuasi korban pembunuhan di area Jembatan Waker Timik, Sabtu (25/7/2026) dini hari.a. Foto: Istimewa
Polisi evakuasi korban pembunuhan di area Jembatan Waker Timik, Sabtu (25/7/2026) dini hari.a. Foto: Istimewa

Papua60detik – Seorang pria dilaporkan meninggal dunia di Jalan Poros SP 2–SP 5, Lorong Amungsa Indah, samping Jembatan Waker, Kelurahan Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Sabtu (25/7/2026) dini hari.

Korban diketahui berprofesi sebagai tukang ojek dan diduga menjadi korban pembunuhan. Sementara itu, seorang tukang ojek lainnya berhasil selamat dan menjadi saksi dalam peristiwa tersebut.

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak bersama jajaran langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta mengumpulkan barang bukti.

"Iya betul, korbannya dua orang tukang ojek, namun yang satu berhasil selamat. Korban yang selamat kemudian melaporkan kejadian tersebut dan langsung kami respons dengan mendatangi TKP," ujar Kapolres saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026).

Berdasarkan keterangan saksi berinisial PA (38), peristiwa bermula saat ia bersama korban tengah mangkal menunggu penumpang di area SP2. Keduanya kemudian mengangkut penumpang dengan tujuan Lorong masuk Gereja Jembatan Waker.

Setibanya di lokasi, saksi melihat sepeda motor yang dikendarai korban tiba-tiba terjatuh. Menyadari situasi yang mencurigakan, saksi segera memutar kendaraannya untuk menyelamatkan diri. Saksi mengaku sempat mendapat perlawanan dari orang yang diduga merupakan komplotan pelaku, namun berhasil meloloskan diri.

Usai menyelamatkan diri, saksi langsung menuju Mako Pelayanan Polres Mimika untuk melaporkan kejadian tersebut. Laporan itu segera ditindaklanjuti oleh personel piket yang bergerak menuju lokasi.

Dalam penyisiran di sekitar TKP, petugas menemukan sebuah sepeda motor Honda Beat beserta dompet yang berisi identitas diduga milik korban. Korban diketahui berinisial SK (31).

Pencarian terus dilakukan hingga sekitar pukul 01.30 WIT. Personel Satreskrim akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di sebuah parit di Lorong Amungsa Indah.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam, di antaranya luka potong pada bagian wajah, jari telunjuk kanan, bahu atau lengan atas kanan, serta lengan bawah kiri.

Tim Inafis kemudian melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah ke kamar jenazah RSUD Mimika untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga saat ini, Satreskrim Polres Mimika masih melakukan penyelidikan secara intensif guna mengungkap pelaku dan motif di balik dugaan pembunuhan tersebut. (Eka)