Tuntut Kejelasan Pembayaran Honor PON XX, Relawan Klaster Mimika Datangi Sekretariat SDM
Papua60detik - Sampai saat ini, honor relawan PON XX Papua Klaster Mimika belum juga terbayarkan. Akibatnya, sebagian dari ribuan relawan mendatangi sekretariat bidang SDM di jalan Hasanuddin, Sabtu (30/10/2021).
Pantauan lapangan, mulai pukul 09.00 WIT hingga 12. 30 WIT, puluhan relawan datang silih berganti menunggu kejelasan dari Panitia Bidang SDM Sub PB PON XX Mimika.
Aparat keamanan Polsek Mimika Baru yang dibackup anggota Brimob tampak berjaga-jaga di lokasi mengantisipasi demonstrasi seperti di Jayapura.
"Bidang SDM selalu sampaikan hari ini dan hari itu, tapi itu tidak benar. Jangan buat kami berharap,karena kamipun sudah bekerja selama pelaksanaan PON. Kewajiban sudah kami lakukan dengan baik makanya PON ini berjalan baik," ungkap Kosmas, salah seorang relawan.
Ia menegaskan, para relawan sepakat tidak menuntut dengan cara anarkis, akan tetapi harus ada kejelasan dari panitia.
Pasalnya kata Kosmas, sudah banyak relawan yang datang ke Bank Papua mengantre dan mengecek saldo di ATM.
"Selama ini kami hanya dapat informasi dari media saja, tapi itu tidak ada klarifikasi dari Bidang SDM. Bukan soal honor saja, tapi bagaimana tanggung jawab Bidang SDM untuk memberi kepastian? Harusnya relawan ini datang dan tinggalkan anak dan pekerjaan lainnya, karena panitia tidak memberikan kepastian," ujarnya.
Menanggapi tuntutan ribuan relawan ini, Sekretaris Umum Sub PB PON XX Klaster Mimika, Cessar A Tunya mengatakan proses pembayaran honor dilakukan dari Jayapura, kemudian dananya digeser ke bidang SDM Klaster Mimika.
"Semua administrasi terkait pembayaran honor tersebut adanya di Jayapura. Jika sudah pasti, maka surat pemberitahuan akan disampaikan ke masing-masing bidang untuk melakukan pembayaran sesuai rekning Banknya,” katanya saat dikonfirmasi awak media.
Ia menilai, selama ini bidang SDM selalu menyampaikan informasi yang bersumber dari PB PON di Jayapura.
Sub PB PON klaster Mimika pun sudah berupaya maksimal agar proses penyaluran honor itu bisa aman demi kebaikan semua.
"Teman-teman di bidang SDM sudah bekerja maksimal,bahkan membantu relawan. Tidak ada niat untuk tidak bayar, tetapi kalau bicara uang pribadi sub PB PON klaster Timika, pastinya sudah langsung dibayar. Namun ini merupakan uang negara, sehingga tidak bisa dibayar sesuai kemauan kita. Karena ini uang negara, semua administrasinya harus tertib. Kita bayar lebih salah dan bayar kurangpun salah. Kita kan harus sukses administrasi," kata Cessar. (Salmawati Bakri)