Vaksinasi Pekerjanya, PT Freeport Tunggu Petunjuk Kemenkes
Direktur PT Freeport, Claus Wamafma. Foto: Anti Patabang/Papua60detik
Direktur PT Freeport, Claus Wamafma. Foto: Anti Patabang/Papua60detik

Papua60detik -  PT Freeport memilih opsi vaksinasi covid-19 mandiri terhadap sekitar 38.000 karyawan dan keluarganya yang ada di highland dan lowland.

Namun pembelian vaksin hingga penyuntikannya masih dalam proses koordinasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Dalam proses tentunya kita tidak bisa beli vaksin itu tanpa izin pemerintah yah. Jadi semua ini dalam koordinasi dengan pemerintah dan prosesnya kita tetap akan menunggu izin dari pemerintah,” kata Direktur PT Freeport, Claus Wamafma, Jumat (12/2/2021) di Rimba Papua Hotel.

Ia mengatakan langkah vaksinasi mandiri ini mendapat signal dukungan dari pemerintah, namun bagaimanapun PTFI tetap harus mengantongi izin resmi.

“Tetapi sekali lagi prosesnya itu akan berjalan seiring dengan persetujuan dari pemerintah pusat dalam mendukung percepatan vaksinasi yang sudah disampaikan Presiden Joko Widodo. Kita dalam posisi mendukung itu,” tegasnya.

VP Government Relation PTFI, Jonny Lingga menambahkan, Kemenkes belum memberikan kepastian, namun koordinasi terus dilakukan.

Ia mengatakan saat ini yang berlangsung di area Freeport adalah vaksinasi kepada 300an tenaga kesehatan. Semuanya menggunakan vaksin covid-19 jenis sinovac yang diperoleh dari Pemkab Mimika.

“Jadi masih program Pemda, belum program PT Freeport,” tutupnya. (Anti Patabang)