Warga Merauke Keluhkan Sulitnya Dapat Minyak Tanah
Papua60detik - Warga Merauke keluhkan sulitnya mendapat minyak tanah akhir-akhir ini.
Ersiwati warga Jalan Ternate Kelurahan Seringgu Jaya mengaku, untuk mendapatkan minyak tanah ia harus ikut mengantri setiap minggu. Itupun kadang ia tak kebagian.
“Saya pernah antri minyak tanah 1 jam malah tidak dapat sama sekali,” ujarnya saat ditemui di salah satu agen minyak tanah di Jalan Seringgu, Senin (23-1-2023).
Nahasnya, Ersiwati sudah dua kali kehilangan jerikennya saat mengantri.
“Sudah ngantri, tidak dapat malah jeriken hilang. Apes,” ujanya.
Seharusnya dengan sulitnya minyak tanah saat ini, agen membatasi satu warga maksimal mendapat 5 liter mitan dengan harga agen Rp3.500 per liter.
Anehnya, sering kali agen minyak tanah kosong padahal distribusi suplainya rutin. Di sisi lain, minyak tanah selalu tersedia di pengencer tapi dijual dengan harga Rp5 ribu per liter. Warga mulai menduga-duga, ada permainan.
“Saya berharap pemerintah bisa turun langsung mengontrol mitan di agen-agen agar mitan yang di salurkan tepat sasaran,” harap Ersiwati. (Ami)