Waspada, Mimika Berpotensi Dilanda Angin Kencang Hingga Tujuh Hari ke Depan
Papua60detik - Angin kencang yang melanda hampir sebagian besar wilayah di Kabupaten Mimika sejak dua hari terakhir terjadi karena terdapat tiga pusat tekanan rendah khususnya dibagian Tenggara Papua dengan tekanan 991 hecto pascal (hPa) dengan maksimum angin 50 knot atau 100 Km per jam.
“Itu kita lihat berdasarkan peta cuaca khususnya Indonesia dan Australia. Nah pusat-pusat tekanan rendah inilah yang membawa massa udara akan terseret ke arah daerah-daerah lokasi sekitar PNG-Australia. Arus angin kencang ini yang membuat peristiwa-persitiwa angin kencang di Timika beberapa hari ini,” jelasnya Prakirawan BMKG Timika, Tesla Kadar Dzikiro saat ditemui, Senin (1/2/2021).
Ia menjelaskan, kecepatan angin yang terjadi pada, Minggu (31/1/2021) sore kemarin yakni sekitar 20 knot atau 40 km per jam dengan hembusan paling kencang yakni 30 knot atau 60 km per jam. Kecepatan ini kata Tesla sudah termasuk kategori yang berbahaya khususnya untuk penerbangan.
Ia mengatakan angin kencang yang disertai hujan sedang ini diprediksi akan terjadi tiga hingga tujuh hari ke depan. Ia meminta semua masyarakat khususnya yang tinggal di daerah pesisir seperti Kapiraya, Potowaiburu, Mimika Barat Tengah, Mimika Barat, Mimika Timur, Mimika Timur jauh untuk waspda.
Terutama bagi para nelayan, dimana pada hari ini gelombang berada pada ketinggian hingga 4 meter di Laut Arafuru. Hal ini lanjut Tesla tidak terlepas dari angin kencang yang secara otomatis menimbulkan gelombang.
Meski potensi yang tinggi terjadi di pesisir, namun Kota Timika juga tetap berpotensi pasalnya angin akan tetap mengarah dari laut ke wilayah kota.
“Angin kencang akan terjadi tiga sampai tujuh hari ke depan. Jadi bisa lima atau atau hari saja. Jadi tergantung nanti kita pantau tekanan rendahnya masih ada ngak. Awannya itu bergerak dari arah barat daya menuju kota Timika dan akhirnya jam 13.00 kemarin terjadi angin kencang,” jelasnya.
Sementara untuk penerbangan, Tesla mengatakan angin kencang ini tidak akan mengganggu karena angin ini terjadi bukan pada jam penerbangan maka relatif aman. (Anti Patabang)