6 Kampung di Mimika Ikut Lomba Desa Pariwisata
Sosialisasi pengelolaan destinasi pariwisata kota/kabupaten yang diselenggarakan Disparbudpora Mimika. Foto; Martha/ Papua60detik
Sosialisasi pengelolaan destinasi pariwisata kota/kabupaten yang diselenggarakan Disparbudpora Mimika. Foto; Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Sebanyak enam kampung di Kabupaten Mimika ikut lomba desa wisata. Lomba ini bagian dari mewujudkan desa/ kampung bermartabat secara budaya dan berkearifan lokal.

Enam kampung tersebut antara lain; Kampung Karya Kencana, Kampung Iwaka, Kampung Mulia Kencana, Kampung Pigapu, Kampung Nawaripi dan Kampung Mandiri Jaya.

Kelala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Mimika, Yopi Toisuta menyebut enam peserta lomba desa wisata ini akan  mempresentasikan kesiapan mereka pada sosialisasi pengelolaan destinasi pariwisata, Selasa (06/08/2024).

Presentasinya seputar kondisi real di kampung masing-masing. Setelah itu, panitia akan ke lapangan selama dua hari untuk melakukan penilaian dan menentukan pemenangnya.

"Nanti desa pemenang akan kita bawa ke desa wisata yang ada di Indonesia yang potensi alamnya sama dengan Mimika. Supaya mereka lihat secara nyata desa wisata ini sepeti apa. Mungkin selama ini, kan, mereka hanya lihat di YouTube," ujar Yopi.

Sementara, bagi yang belum berhasil jadi pemenang akan menjadi catatan bagi Disparbudpora. Menjadi bahan evaluasi, kekurangan apa yang harus dilengkapi ke depannya. 

"Misalnya daerah laut, bagian apa yang kurang, kalau di hutan apa yang mereka butuhkan. Kita membantu mereka mengembangkan pola pikir dalam hal mengembangkan desa pariwisata," ujar Yopi.

Untuk mendorong desa wisata ini, Disparbudpora  akan mengadakan lomba setiap tahun. Yopi menegaskan, pihaknya bertanggung jawab dalam membina mereka dan membantu memberikan ide pengembangan.

"Kita akan dampingi, tapi bukan dari nol. Paling tidak progresnya sudah ada di 50 persenlah. Berarti, kan, niatnya sudah terlihat dan ada bukti, baru kita bantu dan kembangkan. Dan yang paling utama dalam desa wisata ini adalah keamanan, sehingga orang yg berkunjung akan merasa aman," jelasnya. (Martha)