9.360 Aparat Gabungan Dilibatkan dalam Ops Deraku Cartenz PON XX Papua
Papua60detik - Dalam rangka operasi Deraku Cartenz pengamanan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021, aparat gabungan menggelar apel pengecekan kesiapan pasukan di lapangan Timika Indah, Sabtu (18/9/2021).
Dalam operasi tersebut, sebanyak 9.360 kekuatan personel gabungan TNI-Polri dan mitra yang tersebar di tiga kabupaten di Papua ditugaskan selama satu bulan ke depan terhitung dari 17 September hingga 18 Oktober 2021.
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhri dalam amanatnya yang di acakan Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata menyebut operasi Deraku Cartenz memiliki empat target.
Pertama, terwujudnya rasa aman bagi masyarakat yang menyaksikan pertandingan selama PON.
Kedua, terwujudnya keamanan, keselamatan dan kelancaran lalulintas bagi kotingen, dari menuju tempat bertanding, ataupun dari menuju penginapan.
Tiga, terbangunnya kesiapsiagaan sistem tanggap darurat melalui koordiansi sinergitas lintas sektoral dan antar komponen masyarakat dalam mengahadapi situasi darurat yang datang secara tiba-tiba seperti bencana alam dan keadaan darurat lainya.
Keempat, termonitor dan terdatanya semua kejadian baik kejadian gangguan Kamtibmas dan Kamseltibcar Lantas, dengan cermat akurat dan benar sehingga dapat dijadikan bahan evaluasi secar berkesinambungan.
"Penyelenggaraan PON XX ini bagi warga papua mempunyai perbedaan yang khas, karena bukan hanya sebagai penyelenggara pesta olahraga tapi mempunyai kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Papua, sehingga pelaksanaan
PON XX tahun 2021 akan disertai dengan peningkatan masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan cabang-cabang olahraga tersebut," ujarnya.
Kapolda mengatakan, kesiapan penyelenggaraan pengamanan PON XX Papua terutama terkait kelengkapan peralatan, sarana prasarana dan kesiapan institusi lain yang terlibat.
Seluruh personel diminta melaksanakan tugas pengamanan dengan penuh rasa ketulusan dan keihlasan serta pelihara semangat pengabdian yang siap membantu, melayani masyarakat, para Kontingen kapanpun dan dimanapun," kata Fakhiri.
"Siapkan dan pelihara kondisi fisik serta mental untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan kontingen. Tampilkan sikap humanis, hindari sikap arogansi dan kesewenang-wenangan," ujarnya menambahkan. (Salmawati Bakri)